Milan vs Venezia: Modric Starter, Cisse Incar Rekor di Serie A

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 01:21 WIB
Luka Modric bakal menjadi andalan AC Milan menghadapi Venezia pada pekan kedua Serie A 2026/2027 di San Siro. (Foto: Instagram @lukamodric10)
Luka Modric bakal menjadi andalan AC Milan menghadapi Venezia pada pekan kedua Serie A 2026/2027 di San Siro. (Foto: Instagram @lukamodric10)

PADEK.JAWAPOS.COM — AC Milan menjamu Venezia pada pekan kedua Serie A 2026/2027 di San Siro, Sabtu (29/8/2026) pukul 01.45 WIB. Laga ini menjadi pertandingan kandang pertama Milan pada musim baru.

Pertandingan yang disiarkan live streaming Vidio tersebut memiliki makna khusus bagi Milan karena menjadi laga pertama di San Siro tanpa Franco Baresi.

Milan datang dengan modal kemenangan pada pertandingan pembuka setelah mengalahkan Torino di Olimpico Grande Torino.

Performa tersebut mendapat penilaian positif, terutama dari sisi pendekatan dan sikap tim yang tampil berani serta proaktif.

Pelatih Milan, Rúben Amorim, menilai pertandingan melawan Venezia akan menjadi ujian berikutnya bagi timnya. Milan berambisi mempertahankan catatan sempurna sekaligus membuka peluang berada sendirian di puncak klasemen setidaknya untuk satu malam.

“Ini akan menjadi hari yang istimewa. Saya akan merasakan tanggung jawab sebagai pelatih Milan, tetapi saya akan berusaha menikmati pertama kalinya di San Siro,” ujar Amorim dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Amorim menekankan pentingnya pressing, kerja keras, penguasaan bola, serta stabilitas permainan.

Milan masih belum dapat menurunkan seluruh pemain terbaiknya. Pulisic belum berada dalam kondisi terbaik, sementara Leão dan P. Terracciano tidak tersedia.

Venezia Datang Setelah Kalah dari Lecce

Venezia memasuki pertandingan dengan hasil kurang ideal. Tim asuhan Giovanni Stroppa kalah 0-2 dari Lecce pada laga pembuka di Penzo.

Sebagai tim promosi setelah memenangkan kompetisi kasta kedua musim sebelumnya, Venezia membawa target bertahan di Serie A.

Meski kalah, Venezia menunjukkan permainan yang cukup baik pada babak pertama ketika menghadapi Lecce. Dengan formasi 3-5-2, mereka menciptakan peluang dan merepotkan kiper Falcone sebelum mengalami penurunan performa pada babak kedua.

Stroppa memperkirakan pertandingan di San Siro akan berlangsung sulit dan meminta anak asuhnya menjaga konsentrasi dalam setiap perebutan bola.

“Di San Siro kami akan berusaha memainkan pertandingan kami sendiri, dengan mengingat konteks dan tim yang akan kami hadapi,” kata Stroppa.

Milan Dominan dalam Rekor Pertemuan

Milan memenangi lima pertemuan terakhir di Serie A melawan Venezia. Dalam lima laga tersebut, Rossoneri selalu mencetak sedikitnya dua gol.

Milan juga mempertahankan clean sheet dalam empat pertemuan terakhir melawan Venezia.

Di kandang, Milan tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan Serie A terakhir melawan Venezia, dengan delapan kemenangan dan dua hasil imbang.

Rossoneri juga mencatat clean sheet dalam dua pertandingan kandang terakhir menghadapi Venezia. Milan belum pernah membukukan tiga clean sheet beruntun melawan Venezia di Serie A. Sebelumnya, mereka juga pernah mencatat dua clean sheet beruntun pada periode 1950 hingga 1962.

Milan Incar Start Sempurna

Milan berpeluang memenangi dua pertandingan pertama Serie A dalam satu musim untuk pertama kalinya sejak 2023/2024, ketika Stefano Pioli masih menjadi pelatih.

Pada awal musim ini, Milan menjadi tim yang paling banyak menciptakan tembakan setelah melakukan offensive recovery, yakni tiga kali. Rossoneri juga menjadi salah satu dari dua tim, bersama Cagliari, yang sudah mencetak gol dari situasi tersebut.

Dari aspek lebar permainan, Milan dan Venezia termasuk dua dari tiga tim dengan rata-rata lebar maksimum setiap rangkaian permainan (sequence) terbesar pada pekan pertama Serie A 2026/2027. Milan mencatat rata-rata 28 meter, sedangkan Venezia 26 meter.

Pada pertandingan pembuka, Milan melepaskan 19 tembakan dan seluruhnya berasal dari dalam kotak penalti. Jumlah tersebut setidaknya enam tembakan lebih banyak dari tim mana pun pada pekan pertama.

Luka Modric Catat Statistik Istimewa

Luka Modric menjadi salah satu sorotan dalam susunan pemain Milan.

Pada usia 40 tahun 353 hari, gelandang asal Kroasia itu menjadi pemain outfield tertua keempat yang tampil sebagai starter di Serie A pada era tiga poin untuk kemenangan, yang dimulai sejak musim 1994/1995.

Modric hanya berada di belakang Pietro Vierchowod bersama Piacenza yang berusia 41 tahun 10 hari saat menghadapi Perugia pada 16 April 2000, Alessandro Costacurta yang berusia 41 tahun 25 hari saat Milan menghadapi Udinese pada 19 Mei 2007, serta Zlatan Ibrahimovic yang berusia 41 tahun 166 hari ketika memperkuat Milan melawan Udinese pada 18 Maret 2023.

Cisse Incar Rekor di Serie A

Alphadjo Cisse menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian. Ia mencetak gol pertamanya di Serie A bersama Milan pada usia 19 tahun 305 hari.

Jika kembali mencetak gol melawan Venezia, Cisse akan menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam dua penampilan pertamanya bersama Milan di Serie A pada era tiga poin untuk kemenangan.

Ia akan mencapai pencapaian tersebut pada usia 19 tahun 310 hari, melewati rekor sebelumnya yang dicapai pada usia 22 tahun oleh Mario Balotelli dan Andriy Shevchenko.

Haps Capai 100 Penampilan Bersama Venezia

Dari kubu Venezia, Ridgeciano Haps juga memiliki pencapaian khusus.

Pertandingan melawan Milan menjadi penampilan ke-100 Haps bersama Venezia di seluruh kompetisi. Rinciannya terdiri dari 52 penampilan di Serie A, 44 di Serie B, dan empat di Coppa Italia.

Sejak debut bersama Venezia pada musim 2021/2022, Haps menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak ketiga untuk klub tersebut. Ia berada di belakang Gianluca Busio dengan 172 pertandingan dan Michael Svoboda dengan 110 pertandingan.(*)

Susunan Pemain Milan vs Venezia

Milan (3-4-2-1): Maignan; Gila, De Winter, Pavlović; Chukwueze, Musah, Modrić, Bartesaghi; Loftus-Cheek, Cisse; Ramos.

Cadangan: P. Terracciano, Torriani, Diawara, Estupiñan, Gabbia, F. Terracciano, Comotto, Jashari, Moreira, Pulisic, Rabiot, Saelemaekers, Camarda.

Pelatih: Rúben Amorim.

Venezia (3-5-2): Stanković; Schingtienne, Bella-Kotchap, Franjić; Hainaut, Pérez, Busio, Bašić, Haps; Yeboah, Adams.

Cadangan: Grandi, Montipò, Correia, Gomes, Halhal, Sagrado, Dagasso, Fanne, Farji, Helgason, Panada, Sohm, Lauerbach, Okoro, Rrahmani.

Pelatih: Giovanni Stroppa.

Wasit: Manganiello dari Pinerolo.

Editor : Heri Sugiarto
Serie A 2026/2027 Milan vs Venezia Alphadjo Cisse ac milan luka modric