PADEK.JAWAPOS.COM — Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di MotorLand Aragon. Pebalap Ducati Lenovo Team itu memenangi Grand Prix Aragon, Minggu (30/8/2026), setelah meredam perlawanan Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan keempat Marc Marquez sepanjang MotoGP 2026 sekaligus kemenangan kedelapannya di MotorLand Aragon.
Hasil ini mempertegas keunggulan Marc di salah satu sirkuit yang menjadi kekuatannya, dengan karakter lintasan berlawanan arah jarum jam.
Marc sebelumnya memenangi Sprint Aragon pada Sabtu. Dengan demikian, pebalap bernomor 93 itu menyapu bersih akhir pekan balapan di MotorLand Aragon.
Hasil tersebut membuat persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat. Marc kini mengoleksi 237 poin dan naik ke posisi kedua klasemen, menggusur Marco Bezzecchi yang mengumpulkan 232 poin.
Jorge Martin masih memimpin klasemen dengan 256 poin. Namun, setelah finis kelima di Aragon, keunggulan pebalap Aprilia Racing itu atas Marc menyusut menjadi 19 poin.
Marc Sempat Kehilangan Posisi di Awal Balapan
Marc mengawali balapan dengan kembali melancarkan serangan kepada Bezzecchi di Tikungan 1, seperti yang dilakukannya ketika memenangi Sprint Aragon sehari sebelumnya.
Namun, kali ini manuver tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Marc melakukan kesalahan dalam pengoperasian perangkat rear ride-height, yang membuatnya kehilangan momentum dan melebar ketika memasuki Tikungan 2.
Kesempatan itu langsung dimanfaatkan duo Aprilia Racing. Bezzecchi mengambil alih posisi terdepan di Tikungan 3, sedangkan rekan setimnya, Jorge Martin, naik ke posisi kedua.
Marc pun turun ke urutan ketiga.
Pebalap Ducati Lenovo Team tersebut tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Marc segera menyerang Martin dan berhasil merebut kembali posisi kedua sebelum mulai memburu Bezzecchi yang berada di depan.
Setelah kehilangan posisi pada fase awal, Marc perlahan menemukan kembali ritmenya dan mulai memangkas jarak dengan Bezzecchi.
Duel Sengit Marc dan Bezzecchi
Bezzecchi sempat memimpin balapan pada lap-lap awal. Namun, tekanan Marc semakin kuat hingga pembalap Ducati tersebut berhasil menempel ketat rider Aprilia itu.
Setelah beberapa lap membuntuti Bezzecchi, Marc melancarkan serangan di Tikungan 15.
Bezzecchi memberikan perlawanan sehingga keduanya terlibat duel ketat. Marc dan Bezzecchi bahkan melaju berdampingan di sepanjang lintasan lurus belakang atau backstraight dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam.
Saat mendekati Tikungan 16, Pedro Acosta secara mengejutkan masuk ke dalam pertarungan. Pebalap Red Bull KTM Factory Racing tersebut menyerang dari sisi luar dan berhasil melewati Bezzecchi untuk merebut posisi kedua.
Perubahan tersebut membuat Marc tetap berada di posisi terdepan, dengan Acosta langsung menjadi penantang terdekatnya. Bezzecchi turun ke posisi ketiga.
Acosta kemudian mulai mengejar Marc. Pebalap KTM tersebut mampu memberikan tekanan dan mencatatkan lap yang sangat kompetitif.
Namun, Marc mampu mempertahankan ritme balapnya. Perlahan, pebalap Ducati itu memperlebar jarak dari Acosta dan akhirnya melintasi garis finis sebagai pemenang.
Acosta finis kedua, sedangkan Bezzecchi mengamankan posisi ketiga untuk melengkapi podium.
Alex Marquez Finis Keempat
Alex Marquez tampil solid dengan mengamankan posisi keempat untuk BK8 Gresini Racing MotoGP.
Adik Marc Marquez tersebut finis di depan Jorge Martin yang harus puas menempati posisi kelima.
Hasil itu membuat Martin kehilangan sejumlah poin penting dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.
Fermin Aldeguer melanjutkan penampilan kuat Gresini dengan finis keenam. Fabio Di Giannantonio kemudian berada di posisi ketujuh.
Enea Bastianini finis kedelapan, di depan rookie Diogo Moreira yang menempati posisi kesembilan. Brad Binder melengkapi 10 besar GP Aragon.
Dengan demikian, Marc Marquez, Pedro Acosta, Marco Bezzecchi, Alex Marquez, Jorge Martin, Fermin Aldeguer, Fabio Di Giannantonio, Enea Bastianini, Diogo Moreira, dan Brad Binder menjadi 10 pebalap teratas pada balapan utama GP Aragon 2026.
Marc Pangkas Jarak Menjadi 19 Poin
Kemenangan di MotorLand Aragon mengubah persaingan papan atas klasemen MotoGP 2026.
Jorge Martin masih berada di puncak dengan 256 poin. Namun, Marc Marquez kini hanya terpaut 19 poin setelah mengoleksi 237 poin.
Bezzecchi menempati posisi ketiga dengan 232 poin, hanya tertinggal lima poin dari Marc.
Fabio Di Giannantonio naik ke posisi keempat klasemen setelah menggeser Ai Ogura. Pedro Acosta juga naik ke peringkat keenam setelah melewati Raul Fernandez.
Alex Marquez berada di posisi kesembilan dengan 128 poin, sedangkan Fermin Aldeguer menembus posisi ke-10 dengan 90 poin.
Persaingan di papan atas pun semakin menarik karena tiga pebalap teratas hanya dipisahkan 24 poin.
Martin masih memimpin, tetapi Marc kini berada dalam tekanan hanya 19 poin di belakangnya, sementara Bezzecchi masih berpeluang besar karena hanya terpaut lima poin dari Marc.
Berikutnya GP San Marino
MotoGP 2026 selanjutnya memasuki ronde ke-14. Seri berikutnya adalah Grand Prix San Marino yang dijadwalkan berlangsung pada 11–13 September 2026.
Dengan kemenangan di Aragon dan selisih yang kini tinggal 19 poin dari Martin, Marc Marquez kembali menegaskan posisinya sebagai penantang serius dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto