Jelang Real Betis vs Real Madrid, Mourinho Akui Pernah Salah pada Pellegrini: Siapkan Pelukan

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 18:04 WIB
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho siap menghadapi Real Betis di La Liga 2026-2027. (Foto: realmadrid.com)
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho siap menghadapi Real Betis di La Liga 2026-2027. (Foto: realmadrid.com)

PADEK.JAWAPOS.COM — José Mourinho meminta pemain Real Madrid tampil dalam level terbaik saat menghadapi Real Betis pada pertandingan pekan keempat La Liga 2026/2027 di Stadion La Cartuja, Jumat (4/9/2026) malam waktu setempat atau Sabtu (5/9/2026) pukul 02.00 WIB.

Mourinho menilai Betis merupakan tim yang sangat kuat. Hal itu bisa dilihat dari catatan Real Madrid dalam emapt kunjungan terakhir ke markas Betis menunjukkan pertandingan tersebut tidak mudah.

“Harus menjadi Real Madrid yang hebat. Kalau tidak, kami tidak akan menang. Betis adalah tim yang sangat bagus. Hasil-hasil terakhir Real Madrid di sana sudah menunjukkan semuanya. Sulit menang di sana dan untuk menang kami harus berada di level maksimal,” kata Mourinho dalam konferensi pers, Kamis (3/9/2026).

Pertandingan tersebut menjadi ujian berikutnya bagi Madrid yang mengawali musim dengan tiga kemenangan dari tiga laga La Liga.

Mourinho Fokus Hadapi Betis

Mourinho menegaskan dirinya tidak ingin terlalu jauh memikirkan pertandingan berikutnya sebelum duel melawan Betis selesai.

Hal itu berkaitan dengan kondisi lini tengah Real Madrid yang berpotensi menghadapi masalah pada pertandingan Liga Champions berikutnya.

Aurelien Tchouameni masih dalam proses pemulihan. Mourinho bahkan belum bisa memastikan apakah gelandang tersebut akan pulih tepat waktu untuk menghadapi Inter Milan.

“Kami akan membicarakannya setelah pertandingan besok. Sampai pertandingan melawan Betis, biarkan saya tetap optimistis dan senang. Kami tahu akan ada masalah besar yang harus diselesaikan. Kami fokus kepada Betis dan melupakan yang lainnya,” ujar Mourinho.

Dalam sesi latihan 2 September, Tchouameni bersama Raul Asencio, Ferland Mendy, Eder Militão, Rodrygo, Endrick, dan Thiago masih menjalani proses pemulihan.

Thiago dan Pemain Akademi Dapat Peluang

Mourinho juga membuka peluang lebih besar bagi pemain muda Real Madrid untuk mendapatkan kesempatan di tim utama.

Ia mengatakan banyak pemain akademi berlatih bersamanya secara rutin. Menurut Mourinho, perkembangan mereka merupakan bagian dari pekerjaan yang sudah dilakukan Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir.

Thiago menjadi salah satu pemain yang menurut Mourinho sudah naik ke tim utama. Pelatih asal Portugal itu juga menyebut para pemain muda lainnya berpeluang mendapatkan kesempatan seiring berjalannya musim.

“Dengan perkembangan musim, adanya skorsing dan cedera, tentu akan datang kesempatan bagi mereka. Saya juga semakin mengenal mereka. Kami memiliki kontak setiap hari dengan Manu dan La Fábrica, dan mereka bisa bersemangat karena waktunya di tim utama akan tiba,” kata Mourinho.

Selain Thiago, Mourinho menyebut Sergio Martínez, Rivas, dan Cestero sebagai pemain muda yang berada dalam lingkungan tim utama.

Mourinho mengatakan Sergio Martínez direncanakan berada di bangku cadangan saat menghadapi Betis. Ia baru dua hari berlatih bersama tim utama dan dinilai memiliki potensi setelah memiliki pengalaman singkat di Segunda División serta tampil pada awal musim bersama Racing.

Mourinho Beri Pujian untuk Pellegrini

Duel melawan Betis juga mempertemukan Mourinho dengan Manuel Pellegrini, pelatih yang sudah beberapa kali menjadi lawannya sepanjang karier.

Mourinho mengakui pernah mengeluarkan komentar yang menurutnya tidak pantas kepada Pellegrini pada masa lalu.

“Saya pernah mengatakan sesuatu kepadanya, pernah memberikan komentar yang sangat bodoh, yang tidak membuat saya bangga,” ujar Mourinho.

Namun, Mourinho mengatakan hubungan keduanya kemudian menunjukkan sisi saling menghormati.

Ia mengenang sebuah laga persahabatan Betis melawan AS Roma ketika Pellegrini memilih tidak meminta timnya mengeksploitasi kondisi Roma yang bermain dengan tujuh pemain.

Mourinho menyebut tindakan tersebut sebagai sikap seorang “gentleman” dan memberikan penghormatan tinggi kepada Pellegrini.

“Bagi saya, dia pelatih hebat, contoh sebagai pelatih dan sebagai pribadi. Saya sangat menyukainya. Saya akan memeluknya sebelum dan sesudah pertandingan,” kata Mourinho.

Mourinho Sebut La Liga Punya Tekanan Besar

Mourinho juga menilai persaingan La Liga musim ini tidak akan mudah.

Ia menyebut Atletico Madrid sebagai salah satu kandidat selain tim-tim yang sudah berada di papan atas, termasuk klub yang juga tampil di kompetisi Eropa seperti Betis.

Menurut Mourinho, tekanan untuk selalu menang menjadi salah satu karakteristik terbesar LaLiga.

Ia mencontohkan kemenangan besar Real Madrid atas Málaga dan Barcelona atas Elche yang dapat memberikan kesan bahwa persaingan berjalan mudah. Namun, tekanan untuk meraih kemenangan setiap pekan tetap besar.

“Di sini ada tekanan setiap pekan bahwa hasil selain kemenangan bukan hasil yang bagus. Tekanan ini memiliki bobot penting bagi tim yang harus menjalani Liga dengan karakteristik seperti ini,” ujar Mourinho.(*)

Editor : Heri Sugiarto
LaLiga 2026/2027 Manuel Pellegrini Real Betis vs Real Madrid jose mourinho real madrid