PADEK.JAWAPOS.COM— Persaingan perebutan juara umum Padang Pencak Silat Open 2026 berlangsung ketat antara Sakato Semen Padang dan Perisai Diri. Sakato akhirnya keluar sebagai juara umum setelah unggul empat medali emas.
Sakato Semen Padang mengumpulkan 25 emas, sementara Perisai Diri mengoleksi 21 emas. Posisi ketiga ditempati Tapak Suci Kota Padang dengan raihan 10 emas.
Kejuaraan tersebut digelar di GOR Semen Padang pada 3–5 September 2026 dan diikuti ratusan pesilat dari berbagai perguruan se-Kota Padang.
Selisih Empat Emas Tentukan Juara Umum
Perbedaan empat medali emas membuat persaingan dua perguruan teratas menjadi salah satu catatan penting Padang Pencak Silat Open 2026.
Sakato Semen Padang tidak hanya mengandalkan emas. Kontingen tersebut juga membawa pulang 13 medali perak dan delapan perunggu.
Ketua IPSI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, menilai hasil tersebut memperlihatkan perkembangan pembinaan pencak silat di daerah.
“Selamat kepada Sakato Semen Padang yang berhasil menjadi Juara Umum, begitu juga kepada Perisai Diri dan Tapak Suci yang telah menunjukkan prestasi luar biasa,” ujar Zulhardi.
Ia menyebut persaingan tersebut menjadi gambaran bahwa perguruan pencak silat di Kota Padang memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet berprestasi.
Bukan Hanya Persaingan Antarperguruan
Ketua Umum PPS Sakato Semen Padang, Dedi M. Shidiq, mengatakan keberhasilan timnya tidak terlepas dari persiapan dan kerja keras seluruh unsur perguruan.
“Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada Semen Padang dan FKKSPG yang selalu mensupport kami hingga kami berhasil menorehkan berbagai prestasi pada setiap kejuaraan di tingkat Sumbar dan nasional,” katanya.
Menurut Dedi, hasil di Padang Pencak Silat Open 2026 harus menjadi motivasi agar atlet tidak cepat puas.
Ia berharap para pesilat terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat berlatih untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Dengan keunggulan empat emas tersebut, Sakato Semen Padang memastikan posisi teratas klasemen akhir sekaligus merebut gelar Juara Umum I.(*)
Editor : Hendra Efison