PADEK.JAWAPOS.COM — Lautaro Martinez menjadi penentu kemenangan Inter Milan saat melakukan comeback dramatis dengan mengalahkan Napoli 3-2 pada pekan ketiga Serie A, Minggu (6/9/2026) dini hari WIB. Kapten Nerazzurri itu mencetak dua gol dalam pertandingan yang seluruh golnya tercipta pada babak kedua.
Napoli sempat unggul 2-0 melalui Matteo Politano dan Rasmus Højlund. Namun, Inter bangkit setelah Lautaro memperkecil ketertinggalan pada menit ke-56. Marcus Thuram kemudian menyamakan skor pada menit ke-82 sebelum Lautaro mencetak gol keduanya pada menit ke-91.
Gol penentu tersebut tercipta setelah terjadi kemelut di depan gawang Napoli. Lautaro memanfaatkan sentuhan Akanji sebelum melepaskan sepakan kaki kiri yang mengubah skor menjadi 3-2.
San Siro pun meledak dalam suasana penuh emosi. Lautaro merayakan gol dengan naik ke pagar pembatas stadion, sementara rekan-rekan setimnya dan pelatih Cristian Chivu turut merayakan kemenangan tersebut.
Baca Juga: Prediksi Everton vs Manchester United: Ketika Dominasi Bukan Jaminan Menang
Kemenangan tersebut mempertahankan start sempurna Inter di Serie A musim ini. Nerazzurri kini mengoleksi tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi Serie A, Inter Milan berhasil bangkit dan memenangkan pertandingan melawan Napoli setelah sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu.
Lautaro Jadi MVP
Penampilan Lautaro membuatnya terpilih sebagai MVP pertandingan. Dua gol tersebut juga membuat penyerang asal Argentina tersebut menjadi pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah Inter di Serie A dengan koleksi 134 gol.
Lautaro kini berada di belakang Benito Lorenzi yang mencetak 138 gol dan Giuseppe Meazza dengan 197 gol.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Lautaro juga berbicara mengenai perayaan golnya bersama Marcus Thuram.
“Hari ini Marcus mengikutiku. Dia selalu mengatakan kepadaku bahwa aku gila karena naik ke sana, karena dia tidak mau naik, tetapi hari ini dia datang.”
Lautaro juga menyinggung proses mengembalikan kebugaran setelah kembali dari Piala Dunia.
“Kami sedang menemukan kembali kebugaran dengan menit bermain: bermain banyak menit membantu untuk kembali bugar setelah pulang dari Piala Dunia.”
Mengenai pertandingan melawan Napoli, Lautaro menilai Inter berhasil melakukan sesuatu yang sebelumnya kurang terlihat.
“Pertandingan yang seharusnya kami kalah: kami berhasil membalikkan keadaan dan ini mungkin yang kurang dari kami tahun lalu. Setiap kali kami berusaha meningkatkan level dan berusaha menunjukkannya di lapangan.”
Lautaro menegaskan bahwa Inter harus memberikan kemampuan terbaik dengan menjalankan instruksi pelatih.
“Kami hanya harus memberikan yang terbaik, melakukan apa yang diminta Mister.”
Baca Juga: Real Madrid Hadapi Inter Milan di Pembuka Liga Champions 2026/27, Ini Jadwal Lengkap 8 Laga
Ia juga mengungkapkan telah mengirim pesan kepada Lionel Messi terkait keputusannya pensiun dari tim nasional.
“Aku sudah menulis kepadanya. Semua yang aku alami bersamanya akan kubawa dalam diriku sepanjang hidup, dia sangat berarti bagiku.”
Napoli Unggul 2-0
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal. Belum genap dua menit, Meret menggagalkan tembakan Diouf. Di sisi lain, Martinez melakukan dua penyelamatan untuk menjaga gawang Inter.
Inter tampil agresif dan banyak membangun serangan melalui sisi lapangan. Bisseck juga beberapa kali melakukan pergerakan ke depan dan hampir mencetak gol melalui tendangan kaki kiri.
Napoli mengandalkan Hojlund di lini depan. Skema Allegri memanfaatkan pergerakan di sisi lapangan serta umpan tarik untuk memberi ruang bagi Anguissa melakukan penetrasi.
Setelah cooling break pada menit ke-25, tempo serangan Inter sedikit menurun dan Napoli mulai lebih banyak menekan. Menjelang akhir babak pertama, Dimarco hampir membuka keunggulan Inter melalui tendangan bebas yang membentur mistar.
Inter memasuki babak kedua dengan memasukkan Jones dan Thuram untuk menggantikan Sucic dan Esposito.
Pertandingan berubah dalam waktu kurang dari lima menit. Inter sempat meminta penalti setelah Lobotka dianggap melakukan handball di kotak penalti, tetapi tidak ada pelanggaran yang diberikan.
Napoli kemudian mencetak gol pembuka setelah melakukan tekanan ketika Inter membangun serangan. Politano membawa Napoli unggul 1-0.
Tak lama berselang, Napoli menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Hojlund setelah sebuah bola yang masih berada di dalam lapangan di dekat garis samping mengawali serangan Napoli.
Kebangkitan Inter
Tertinggal dua gol tidak membuat Inter menyerah. Pada menit ke-56, Dimarco memberikan umpan ke tengah dan Lautaro menyelesaikannya untuk memperkecil skor menjadi 1-2.
Gol tersebut membuat Inter semakin menekan. Carlos masuk menggantikan Dimarco, Calhanoglu menggantikan Zielinski, sementara Bonny masuk untuk Bastoni.
Thuram kemudian nyaris mencetak gol melalui sundulan yang membentur tiang.
Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82. Thuram menyundul umpan silang Carlos Augusto untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Napoli kemudian mendapat dua peluang besar untuk kembali unggul. Namun, peluang tersebut tidak menghasilkan gol, termasuk ketika Anguissa gagal memanfaatkan kesempatan dari jarak dekat.
Pada menit ke-91, Lautaro menjadi penentu. Setelah kemelut di area pertahanan Napoli dan sentuhan Akanji, Lautaro melepaskan sepakan kaki kiri yang membawa Inter berbalik unggul 3-2.
Setelah lebih dari enam menit waktu tambahan, Inter tetap mempertahankan keunggulannya hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan tersebut menutup pertandingan penuh drama di San Siro. Lautaro kembali menjadi pusat perayaan Inter setelah mencetak dua gol dalam comeback atas Napoli.
Pelatih Inter Cristian Chivu menilai timnya menunjukkan ketekunan dan keberanian untuk mengambil risiko hingga pertandingan berakhir.
Setelah skor berubah menjadi 2-2, pertandingan tetap terbuka dengan peluang bagi kedua tim. Chivu kemudian melakukan perubahan yang membuat Inter mengambil risiko lebih besar untuk mengejar kemenangan. Keputusan tersebut akhirnya terbayar lewat gol Lautaro pada menit 90+1.
Inter selanjutnya akan menghadapi Real Madrid di fase liga Liga Champions, pada Rabu, 9 September 2026, Pukul 02.00 WIB, di Santiago Bernabéu, Spanyol.(*)
Editor : Heri Sugiarto