PADEK.JAWAPOS.COM – Badan wasit sepak bola Inggris, Pro Ref, mengakui adanya kesalahan penilaian VAR dalam proses pengesahan gol Erling Haaland yang membawa Manchester City menang 1-0 atas Manchester United di Old Trafford, Minggu (13/9/2026) malam WIB.
Gol Haaland pada menit ke-60 menjadi penentu kemenangan Manchester City dalam Derbi Manchester ke-199. Gol tersebut sempat dianulir karena Haaland dinilai offside oleh asisten wasit.
Namun, pemeriksaan VAR menentukan Haaland berada dalam posisi onside sehingga gol kemudian disahkan. Persoalan justru muncul dalam rangkaian serangan yang sama karena gelandang City, Enzo Fernández, berada dalam posisi offside dan berusaha memainkan bola meski tidak menyentuhnya.
Pro Ref kemudian menyatakan VAR gagal mengenali kemungkinan pengaruh posisi Fernández terhadap permainan. Menurut badan wasit tersebut, VAR seharusnya merekomendasikan on-field review kepada wasit Michael Oliver untuk menilai situasi itu secara langsung.
Pro Ref Akui Error of Judgement
Pro Ref merilis pernyataan resmi setelah pertandingan dan menyebut keputusan tersebut sebagai “error of judgement” atau kesalahan penilaian.
Dalam penjelasannya, Pro Ref memastikan keputusan awal yang menganulir gol karena dugaan offside terhadap Haaland telah diperiksa VAR. Hasil pemeriksaan menunjukkan Haaland berada dalam posisi onside.
Pada rangkaian serangan yang sama, Fernández berada dalam posisi offside dan berusaha memainkan bola. Namun, ia tidak menyentuh bola.
Premier League Match Centre sebelumnya menjelaskan bahwa VAR menilai Fernández tidak memainkan bola sehingga tidak terjadi pelanggaran offside berdasarkan penilaian tersebut.
Pro Ref kemudian menyatakan VAR gagal mengenali kemungkinan dampak posisi Fernández. Karena keterlibatan pemain dalam situasi tersebut bersifat subjektif, VAR seharusnya merekomendasikan on-field review kepada Oliver.
Pro Ref juga mengonfirmasi telah menghubungi Manchester United untuk menyampaikan pengakuan atas kesalahan tersebut. Insiden itu selanjutnya akan ditinjau oleh badan wasit tersebut.
Dengan demikian, persoalan dalam gol Haaland bukan karena penyerang Manchester City itu terbukti offside. VAR justru menentukan Haaland berada dalam posisi onside. Titik kontroversinya adalah kemungkinan keterlibatan Fernández yang berada dalam posisi offside ketika berusaha memainkan bola.
Mengapa Gol Haaland Tetap Disahkan?
Asisten wasit lebih dahulu mengangkat bendera karena menilai Haaland berada dalam posisi offside ketika bola dimainkan kepadanya.
VAR kemudian memeriksa posisi Haaland dan menentukan bahwa pemain Norwegia tersebut berada dalam posisi onside. Posisi Patrick Dorgu membuat Haaland tetap berada dalam posisi legal ketika bola dimainkan.
Dalam rangkaian serangan tersebut, Fernández juga berada dalam posisi offside dan berusaha menjangkau bola. Namun, ia tidak melakukan kontak dengan bola.
Pada saat pertandingan, VAR menilai upaya Fernández tersebut tidak cukup untuk dianggap sebagai pelanggaran offside sehingga gol diberikan.
Setelah pertandingan, Pro Ref menilai VAR seharusnya mempertimbangkan kemungkinan pengaruh posisi Fernández terhadap permainan. Karena itu, VAR dinilai keliru karena tidak merekomendasikan on-field review kepada Oliver.
Haaland Jadi Penentu Saat City Bermain 10 Pemain
Gol Haaland menjadi satu-satunya gol dalam Derbi Manchester ke-199 sekaligus memastikan Manchester City membawa pulang tiga poin dari Old Trafford.
Kemenangan tersebut semakin berarti karena City bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 setelah Phil Foden mendapat kartu merah karena melakukan tindakan kekerasan terhadap Bruno Fernandes. Keputusan kartu merah tersebut diperiksa dan dikonfirmasi VAR.
Manchester City harus bermain dengan satu pemain lebih sedikit selama sebagian besar pertandingan. Namun, mereka mampu mempertahankan keunggulan setelah Haaland mencetak gol pada menit ke-60.
Manchester United memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo sama-sama membentur tiang, sementara Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan penting pada fase akhir pertandingan untuk mempertahankan keunggulan City.
Man City Pertahankan Start Sempurna
Kemenangan atas Manchester United membuat Manchester City mempertahankan catatan sempurna pada awal Premier League 2026/2027.
City kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Hasil tersebut membuat mereka berada di posisi kedua, di bawah Arsenal yang juga mengoleksi 12 poin tetapi unggul selisih gol.
Manchester United sementara berada di posisi ke-13 dengan empat poin dari empat pertandingan.
Bagi Manchester United, kekalahan tersebut semakin mengecewakan karena mereka bermain menghadapi 10 pemain City selama lebih dari satu jam pertandingan. Kontroversi pengesahan gol Haaland kemudian menjadi sorotan utama setelah laga berakhir.
Hasil resmi pertandingan tetap Manchester United 0-1 Manchester City. Namun, pengakuan Pro Ref bahwa VAR melakukan error of judgement membuat proses pengesahan gol Haaland menjadi salah satu bagian paling kontroversial dalam Derbi Manchester tersebut. (*)
Editor : Heri Sugiarto