Asian Games 2026 Dibayangi Ancaman Topan Dujuan, JOC Siapkan Antisipasi

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:57 WIB
Suasana tempat penjualan merchandise di venue Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang ramai dikunjungi. (Foto: X @AsianGames_2026)
Suasana tempat penjualan merchandise di venue Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang ramai dikunjungi. (Foto: X @AsianGames_2026)

PADEK.JAWAPOS.COM – Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, menghadapi potensi gangguan cuaca pada hari-hari awal penyelenggaraan setelah badai tropis Dujuan bergerak menuju Jepang bagian tengah. Komite Olimpiade Jepang (JOC) telah melakukan persiapan langkah mitigasi untuk menghadapi kemungkinan gangguan terhadap jalannya kompetisi.

Reuters melaporkan pada Kamis, 17 September 2026, Dujuan berada di lepas pantai Pasifik Jepang dan bergerak ke arah barat laut menuju Jepang bagian tengah, kawasan yang mencakup Nagoya. Saat itu, kecepatan angin maksimum Dujuan mencapai 90 kilometer per jam dengan hembusan hingga 126 kilometer per jam.

Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA) dalam pembaruan informasinya pada 17 September mencatat Dujuan sebagai Severe Tropical Storm. Posisi dan kekuatan sistem tersebut terus diperbarui seiring pergerakannya, sehingga kondisi dan jalurnya masih perlu dipantau.

JOC Siapkan Antisipasi Gangguan Cuaca

Ancaman cuaca tersebut muncul setelah hujan deras sebelumnya telah mengganggu aktivitas di Nagoya dan wilayah sekitarnya.

Hjan deras menyebabkan sejumlah sekolah ditutup, layanan kereta terganggu, serta memaksa beberapa ratus atlet mengungsi dari tempat akomodasi mereka. Sejumlah kompetisi Asian Games juga telah mengalami penundaan atau perubahan akibat hujan deras dan cuaca buruk.

Kosei Inoue, Chef de Mission Jepang untuk Asian Games sekaligus anggota senior Dewan Eksekutif JOC, mengatakan kemungkinan badai mendekati wilayah tersebut pada 21 September menjadi perhatian penyelenggara.

Menurut Inoue, JOC menggelar pembahasan secara menyeluruh untuk memastikan kesiapan menghadapi situasi tersebut dan merespons kemungkinan gangguan yang ditimbulkan oleh cuaca buruk.

“Akibat hujan lebat dan cuaca buruk, beberapa kompetisi telah mengalami penundaan atau pengunduran, dan ada juga kemungkinan topan akan mendekat pada tanggal 21 September,” katanya kepada wartawan.

Sejumlah Cabang Sudah Bertanding

Asian Games ke-20 secara resmi dibuka melalui seremoni pembukaan pada Sabtu, 19 September 2026. Namun, sejumlah pertandingan telah berlangsung lebih awal.

Kompetisi sepak bola, bola basket, dan bola voli sudah berlangsung sebelum seremoni pembukaan. Secara keseluruhan, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 4 Oktober 2026.

Kompetisi bola basket putra bahkan telah dimulai pada 10 September. Edisi tahun ini mempertandingkan 469 nomor medali dalam 43 cabang olahraga.

Pertandingan tersebar di sejumlah lokasi di Jepang, tidak hanya di Aichi-Nagoya.

Kondisi tersebut membuat perkembangan cuaca menjadi faktor yang perlu diperhatikan, terutama apabila hujan lebat atau badai mengganggu jadwal pertandingan, perjalanan menuju venue, maupun aktivitas kontingen.

Indonesia Kirim 432 Atlet dari 35 Cabang Olahraga

Indonesia menjadi salah satu negara peserta Asian Games 2026. Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menyampaikan, Indonesia mengirim 432 atlet dari 35 cabang olahraga untuk berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Jumlah itu akan ditambah 148 pelatih dan official serta 32 orang tim Chef de Mission. Komposisi tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh antara tim review Kemenpora dan Komisi Sport NOC Indonesia bersama federasi cabang olahraga terhadap kesiapan atlet, peluang prestasi. 

"Asian Games bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi panggung untuk menunjukkan bahwa olahraga Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan negara-negara terbaik di Asia. Seluruh atlet yang berangkat telah melalui proses seleksi dan persiapan yang maksimal. Kini saatnya mereka tampil percaya diri, memberikan yang terbaik, dan mengharumkan nama Indonesia,” kata Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Kondisi Dujuan Masih Dipantau

Perkembangan Dujuan masih dapat berubah seiring pergerakan sistem tropis tersebut. Data JMA pada 17 September menunjukkan sistem berada di perairan Pasifik Jepang dan masih dalam pemantauan badan meteorologi Jepang.

Karena itu, potensi dampaknya terhadap Asian Games perlu dilihat berdasarkan perkembangan prakiraan cuaca dan keputusan penyelenggara dari waktu ke waktu.

Untuk saat ini, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tetap dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober, sementara JOC dan pihak terkait bersiap menghadapi kemungkinan gangguan cuaca pada fase awal kompetisi. (*)

Editor : Heri Sugiarto
Asian Games 2026 Topan Dujuan Asian Games Nagoya Aichi-Nagoya 2026 kontingen indonesia