Punya 10 Medali Kejurda, Akuatik Dharmasraya Incar Emas Lebih Banyak di Porprov 2026

Zulfia Anita • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 13:42 WIB
Foto bersama usai pelantikan Pengurus Cabang Akuatik Indonesia Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2030 di GPU Kantor Camat Pulau Punjung, Sabtu (19/9/2026).
Foto bersama usai pelantikan Pengurus Cabang Akuatik Indonesia Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2030 di GPU Kantor Camat Pulau Punjung, Sabtu (19/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Akuatik Kabupaten Dharmasraya membidik tambahan medali emas pada Porprov Sumatera Barat 2026. Target itu bermodal capaian 10 medali pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Sumatera Barat, April 2026.

Pada Kejurda yang berlangsung selama tiga hari di Kolam Renang Ngalau Indah Payakumbuh tersebut, atlet Akuatik Dharmasraya meraih empat medali emas, empat perak, dan dua perunggu.

Ketua Umum Akuatik Indonesia Kabupaten Dharmasraya Syaiful Hanif mengatakan capaian tersebut menjadi modal untuk menghadapi Porprov Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

"Semoga di ajang Porprov Sumatera Barat yang akan digelar pada Oktober 2026 mendatang, atlet Akuatik Kabupaten Dharmasraya mampu mempersembahkan lebih banyak lagi medali emas," harapnya.

Target tersebut mendapat perhatian dari Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni. Ia meminta penetapan atlet yang diberangkatkan ke Porprov 2026 dilakukan secara objektif.

Menurut Leli, atlet yang tampil pada ajang tersebut harus memiliki kemampuan untuk memberikan prestasi bagi Kabupaten Dharmasraya, bukan sekadar memenuhi keikutsertaan.

"Apalagi dalam menetapkan atlet untuk diberangkatkan pada ajang Porprov 2026, harus lebih objektif dalam menilai. Sehingga atlet yang diturunkan pada ajang bergengsi tersebut bukan sekadar tampil, tetapi atlet yang mampu mengibarkan bendera Dharmasraya," tegasnya.

Leli juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, terutama KONI Kabupaten Dharmasraya, memberikan perhatian khusus kepada cabang olahraga Akuatik yang telah memiliki atlet berprestasi dan teruji.

Menurutnya, Akuatik merupakan olahraga jangka panjang yang membutuhkan perjuangan, pengorbanan, dan dedikasi tinggi dalam pembinaan dan pengembangannya.

Target peningkatan prestasi itu disampaikan dalam pelantikan Pengurus Cabang Akuatik Indonesia Kabupaten Dharmasraya periode 2026–2030 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kantor Camat Pulau Punjung, Sabtu (19/9/2026).

Ketua I Akuatik Indonesia Provinsi Sumatera Barat Dr. Wangiman mengatakan atlet Akuatik Dharmasraya telah menjadi perhitungan di tingkat provinsi maupun nasional. Hal itu, menurutnya, terlihat dari keikutsertaan atlet Dharmasraya pada berbagai kejuaraan, mulai dari Kejurda, Porwil, Kejurnas hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

Wangiman berpesan agar kepengurusan baru terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan olahraga Akuatik di Dharmasraya serta mendorong lahirnya atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi dan nasional.

Syaiful menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan berbagai pihak yang mendukung perkembangan olahraga Akuatik, di antaranya Polres Dharmasraya, Asosiasi Wali Nagari Dharmasraya (Aswana Dharma), KONI Dharmasraya, Dinas Kesehatan, Dinas Budparpora, Dinas Sosial P3AP2KB, Dinas Kominfo, dan Dinas Pendidikan.

Akuatik merupakan cabang olahraga air yang mencakup sejumlah nomor pertandingan, seperti renang, polo air, renang artistik, dan loncat indah.(*)

Editor : Hendra Efison
olahraga Dharmasraya Akuatik Dharmasraya atlet Dharmasraya Kejurda Akuatik Sumbar Porprov Sumbar 2026