245 Karateka Lemkari Padang Ikuti Ujian, Ada Pembentukan Karakter di Baliknya

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 07:49 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran hadir membuka Ujian Kenaikan Tingkat-Kyu/Sabuk Semester II Tahun 2026 Lemkari Kota Padang di Gedung BKOM dan Pelkes Sumbar, Minggu (20/9/2026). (Foto: Diskominfo)
Wali Kota Padang Fadly Amran hadir membuka Ujian Kenaikan Tingkat-Kyu/Sabuk Semester II Tahun 2026 Lemkari Kota Padang di Gedung BKOM dan Pelkes Sumbar, Minggu (20/9/2026). (Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM — Sebanyak 245 karateka dari 18 dojo mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat-Kyu/Sabuk Semester II Tahun 2026 Lemkari Kota Padang di Gedung BKOM dan Pelkes Sumbar, Minggu (20/9/2026).

Ujian tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, yang juga Ketua Dewan Pembina Pengurus Provinsi (Pengprov) Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sumatera Barat (Sumbar).

Fadly mengatakan ujian kenaikan tingkat bukan sekadar proses untuk memperoleh sabuk, tetapi bagian dari pendidikan olahraga yang membentuk disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan karakter.

“Ujian kenaikan tingkat ini bukan sekadar proses meraih sabuk, tetapi bagian dari pendidikan olahraga yang membentuk disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan karakter bagi adik-adik karateka,” kata Fadly.

Menurut Fadly, pembinaan olahraga semakin penting di tengah pola hidup anak dan remaja yang kini banyak menghabiskan waktu di depan gadget.

Olahraga, katanya, menjadi ruang positif untuk membangun kebiasaan hidup sehat, disiplin, interaksi sosial, dan mental yang tangguh.

“Kita ingin olahraga menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, disiplin, aktif, dan berprestasi. Hal ini terus kita gelorakan di Kota Padang melalui program Padang Balomba, sebagai bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” ujarnya.

Fadly mengapresiasi konsistensi Pengprov Lemkari Sumbar dan Pengurus Cabang (Pengcab) Lemkari Kota Padang dalam menjalankan pembinaan secara berkala dan berjenjang.

Oembinaan tersebut tidak hanya diarahkan untuk melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan siap menjadi pemimpin.

“Anak-anak Lemkari dididik menjadi pemimpin sejak usia dini dengan belajar patuh, disiplin, menghormati, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang penting untuk membentuk generasi emas kita,” katanya.

Fadly menyampaikan apresiasi kepada para karateka, pelatih, pengurus, dan orang tua yang terus mendukung pembinaan karate di Kota Padang.

Lemkari Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Lemkari Sumbar Nanda Satria mengatakan Lemkari berkomitmen terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui karate, baik dari sisi prestasi olahraga maupun pembentukan karakter.

Nanda meminta para karateka menerapkan nilai-nilai yang diperoleh di dojo dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap para karateka mampu menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungannya masing-masing. Begitu pula berani mencegah berbagai persoalan di kalangan remaja, serta menjadi teladan bagi teman-temannya,” ujar Nanda.

Nanda mendorong karateka Lemkari yang akan menjadi delegasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan memberikan kontribusi bagi prestasi Kota Padang.

“Karateka Lemkari yang menjadi delegasi Kota Padang nantinya harus menunjukkan bahwa pembinaan kita mampu melahirkan atlet berprestasi. Kami juga berharap dari generasi ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan,” katanya.

Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.

Pembukaan ujian tersebut turut dihadiri Nanda Satria, Ketua Pengcab Lemkari Kota Padang Surfa Yondri, Sekretaris Umum KONI Kota Padang Tri Putra Juniadi, serta jajaran pengurus Pengprov Lemkari Sumbar.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Lemkari Padang fadly amran Lemkari karate Nanda Satria