Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Ragnar Buka Skor, Romeny Kunci Kemenangan di FIFA ASEAN Cup

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 01:47 WIB
Ole Romeny mencetak gol kedua Indonesia melalui tendangan penalti saat Garuda menang 2-0 atas Singapura pada FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta. (Foto: FIFA)
Ole Romeny mencetak gol kedua Indonesia melalui tendangan penalti saat Garuda menang 2-0 atas Singapura pada FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta. (Foto: FIFA)

PADEK.JAWAPOS.COM – Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura pada laga Grup A Division 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan Indonesia pada babak pertama. Setelah itu, Ole Romeny menggandakan keunggulan Garuda melalui tendangan penalti pada babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Indonesia mengamankan tiga poin pada pertandingan pembuka. Indonesia berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A, di bawah Malaysia yang juga mengoleksi tiga poin tetapi unggul selisih gol setelah menang 3-0 atas Bangladesh.

Ragnar Buka Skor Indonesia

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.

Tekanan Garuda akhirnya membuahkan gol pembuka. Luke Vickery mengirimkan umpan dari sisi kanan yang kemudian diselesaikan Ragnar Oratmangoen untuk membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-13.

Setelah unggul, Indonesia tetap menekan pertahanan Singapura. Ragnar kembali mendapatkan peluang, sementara Ole Romeny juga hampir menambah keunggulan menjelang akhir babak pertama.

Namun, tidak ada gol tambahan hingga turun minum. Indonesia memasuki jeda dengan keunggulan 1-0.

Safuwan Baharudin Diusir Setelah VAR

Memasuki babak kedua, Singapura berusaha meningkatkan tekanan. Salah satu peluang mereka datang melalui Song Ui-young, tetapi upayanya masih dapat diamankan kiper Indonesia Maarten Paes.

Situasi kemudian berubah ketika bek Singapura Safuwan Baharudin melakukan pelanggaran terhadap penyerang Indonesia Mitchell Baker.

Safuwan awalnya mendapat kartu kuning. Namun, setelah wasit Rustam Lutfullin melakukan peninjauan melalui monitor di pinggir lapangan, keputusan tersebut diubah menjadi kartu merah karena pelanggaran dinilai menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas.

Singapura pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Romeny Kunci Kemenangan Lewat Penalti

Keunggulan jumlah pemain kemudian memberi Indonesia peluang untuk memperbesar keunggulan.

Dari tendangan bebas setelah pelanggaran terhadap Mitchell Baker, bola kemudian mengenai tangan pemain Singapura di dalam kotak penalti. Wasit memberikan hadiah penalti untuk Indonesia.

Ole Romeny maju sebagai eksekutor.

Penyerang Indonesia tersebut menjalankan tugasnya dengan baik dan mengarahkan bola melewati kiper Singapura Izwan Mahbud untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Gol Romeny menjadi gol kedua Indonesia sekaligus memastikan kemenangan Garuda dalam pertandingan pembuka FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia Amankan Tiga Poin

Setelah unggul 2-0, Indonesia masih berusaha menambah gol. Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan.

Indonesia pun menutup laga dengan kemenangan 2-0 atas Singapura.

Hasil tersebut menjadi awal positif bagi Indonesia di Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Pada pertandingan Grup A sebelumnya yang juga berlangsung di SUGBK, Malaysia menang 3-0 atas Bangladesh.

Dengan hasil itu, Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi tiga poin. Malaysia berada di puncak klasemen sementara karena unggul selisih gol, sedangkan Indonesia menempati posisi kedua. Singapura berada di posisi ketiga dan Bangladesh di posisi keempat.

Kemenangan atas Singapura menjadi hasil berbeda dari pertemuan kedua tim sebelumnya pada ASEAN Hyundai Cup 2026. Ketika itu Singapura menahan Indonesia 1-1 pada laga terakhir fase grup turnamen tersebut.

Kini Indonesia mengantongi tiga poin dari laga pertama FIFA ASEAN Cup 2026 dan akan menghadapi Malaysia di laga berikutnya. (*)

Editor : Heri Sugiarto
Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026 ole romeny timnas indonesia Ragnar Oratmangoen