Payakumbuh Siapkan Rp7 Miliar, Kontingen Porprov Ditambah Jadi 500 Orang

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 22:50 WIB
Pemko Payakumbuh menyiapkan Rp7 miliar dan menambah kuota kontingen menjadi 500 orang untuk mengejar target 40 hingga 50 emas Porprov.
Pemko Payakumbuh menyiapkan Rp7 miliar dan menambah kuota kontingen menjadi 500 orang untuk mengejar target 40 hingga 50 emas Porprov.

PADEK.JAWAPOS.COM — Pemerintah Kota Payakumbuh menyiapkan anggaran lebih dari Rp7 miliar untuk mendukung kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026. Dukungan tersebut turut menaikkan kuota kontingen dari rencana awal 350 menjadi sekitar 500 orang.

Langkah itu disiapkan untuk mengejar target lebih dari 40 medali emas, bahkan hingga 50 emas. Target tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda saat memimpin rapat teknis dan audiensi kontingen di Aula Josrizal Zain Balaikota Payakumbuh, Senin (28/9/2026).

“Kalau sebelumnya 32 medali emas, sekarang sesuai arahan Bapak Wali Kota, kita tantang lebih dari 40 emas. Kalau bisa 50, tentu menjadi capaian yang luar biasa bagi Payakumbuh,” kata Rida.

Menurut Rida, Pemko Payakumbuh bersama DPRD telah menyiapkan dukungan anggaran tersebut untuk menunjang kebutuhan kontingen. Ia meminta pengurus cabang olahraga memastikan kebutuhan dasar atlet, terutama konsumsi, terpenuhi selama pertandingan.

“Jangan sampai atlet kekurangan makan dan minum. Ketua cabor harus memastikan semuanya berjalan agar atlet bisa fokus bertanding,” ujarnya.

Rida juga mengingatkan pengelola kontingen menggunakan anggaran secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketua dan pengurus cabang olahraga diminta disiplin menyimpan bukti transaksi serta mengembalikan sisa dana.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Payakumbuh Yunida Fatwa menjelaskan, uang Training Center (TC) ditetapkan Rp85 ribu per hari dengan durasi maksimal 20 hari. Atlet juga mendapat uang harian Rp200 ribu per hari selama maksimal sembilan hari.

Untuk penginapan, anggaran ditetapkan maksimal Rp800 ribu per hari dengan potongan pajak 2 persen. Pemko juga mengalokasikan Rp2,634 miliar untuk bonus peraih medali. Besaran bonus akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

Selain itu, tersedia bonus spontan berupa voucer Rp1 juta bagi peraih emas dan Rp500 ribu untuk peraih perak. Pencairannya dilakukan melalui mekanisme transfer.

Yunida menyebut Porprov XVI digelar dengan sistem tuan rumah bersama di 12 kabupaten/kota. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di Kota Padang pada 2 Oktober 2026.

Ia juga menjelaskan pengadaan seragam kontingen senilai Rp800 juta tidak dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu pengerjaan. Pemko sebelumnya telah menyurati Gubernur Sumatera Barat pada 8 September untuk meminta penundaan jadwal hingga November.

“Kalau Porprov tetap dimulai 2 Oktober, pengadaan pakaian kontingen tidak bisa dilaksanakan karena prosesnya membutuhkan waktu sekitar satu bulan,” ujarnya.

Ketua KONI Kota Payakumbuh Chairul Mufti atau Heru menyatakan kesiapan mengejar target tersebut. Sejumlah cabang olahraga andalan telah disiapkan dan dinilai mampu mendorong perolehan medali hingga 40–50 emas.

“Kami optimistis bisa melampaui 40 sampai 50 medali emas. Beberapa cabang olahraga sudah menunjukkan kesiapan,” kata Heru.

Ia menegaskan evaluasi akan dilakukan terhadap cabor yang tidak menghasilkan prestasi setelah Porprov. Saat ini, sejumlah cabor, termasuk sepak bola, telah lebih dahulu berangkat ke lokasi pertandingan. Pelepasan resmi kontingen Payakumbuh dijadwalkan Kamis, 1 Oktober.(*)

Editor : Hendra Efison
kontingen Payakumbuh olahraga payakumbuh Porprov Sumbar 2026 KONI Payakumbuh