Wushu Porprov Sumbar Diundur ke 7 Oktober, Bukittinggi Tetap Bidik Emas

Dian Nurul Haq • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 15:50 WIB
Atlet Wushu Bukittinggi mengikuti technical meeting sebelum pertandingan Porprov Sumbar XVI di Kantor Disparpora Kota Bukittinggi.
Atlet Wushu Bukittinggi mengikuti technical meeting sebelum pertandingan Porprov Sumbar XVI di Kantor Disparpora Kota Bukittinggi.

PADEK.JAWAPOS.COM—Pertandingan cabang olahraga wushu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI mengalami perubahan jadwal. Laga yang semula direncanakan berlangsung 5 Oktober diundur dan akan dimulai pada 7 Oktober 2026.

Perubahan jadwal tersebut tidak mengubah persiapan tim wushu Kota Bukittinggi yang tetap membidik medali emas dalam ajang olahraga tingkat Sumbar tersebut.

Pelatih wushu Bukittinggi, Dian, mengatakan timnya menyiapkan sekitar 27 atlet untuk mengikuti pertandingan. Para atlet akan turun pada nomor seni dan fighter sesuai kelas yang dipertandingkan.

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh atlet dari kabupaten dan kota di Sumatera Barat mengikuti proses pendaftaran dan technical meeting.

“Pendaftaran atlet seluruh Sumatera Barat dulu, kemudian technical meeting,” ujar Dian.

Wushu Dipertandingkan Empat Hari

Dian menjelaskan banyaknya kelas yang dipertandingkan membuat rangkaian pertandingan wushu tidak dapat diselesaikan dalam satu hari.

Pertandingan dapat berlangsung dalam beberapa sesi setiap hari dengan kelas berbeda. Karena itu, rangkaian pertandingan diperkirakan berlangsung hingga empat hari.

“Empat hari lah, maksimal empat hari. Hari keempat final,” katanya.

Menurut Dian, jadwal pertandingan perlu disusun menyesuaikan jumlah peserta dan nomor yang diikuti masing-masing daerah.

Pelaksanaan wushu sebelumnya telah direncanakan. Namun, jadwal mengalami perubahan setelah terdapat daerah yang meminta penundaan serta masih menghadapi kendala untuk mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.

Perubahan tersebut akhirnya membuat pertandingan dijadwalkan mulai 7 Oktober dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Bukittinggi Targetkan Medali Emas

Sebagai tuan rumah, Dian menegaskan tim wushu Bukittinggi tidak hanya berupaya menyukseskan pelaksanaan pertandingan. Para atlet juga dipersiapkan untuk mengejar prestasi.

“Target emas lah pasti, insya Allah. Khusus untuk Bukittinggi, insya Allah target emas,” ujar Dian.

Ia menyebut para atlet akan berusaha memanfaatkan peluang meraih medali dari setiap kelas yang diikuti. Persiapan terus dilakukan agar atlet dapat tampil maksimal saat pertandingan dimulai.

Salah seorang atlet wushu Bukittinggi, Robi, 24, mengatakan dirinya mengikuti technical meeting sebagai bagian dari persiapan sebelum bertanding.

Robi mengaku sudah beberapa kali mengikuti pertandingan wushu. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk kembali memperkuat Bukittinggi pada Porprov kali ini.

“Sudah lumayan,” kata Robi saat ditanya mengenai persiapannya.

Meski persiapannya cukup baik, Robi menyebut manajemen waktu menjadi salah satu tantangan. Selain latihan dan mengikuti pertandingan, ia masih menjalani kegiatan perkuliahan.

“Kegiatannya selain latihan, di samping itu ada kuliah, di samping itu mengikuti pertandingan. Itulah manajemen waktunya,” ujarnya.

Dengan pertandingan baru dimulai 7 Oktober, Robi berharap dapat menjaga kondisi hingga hari pertandingan. Ia bersama atlet lainnya menargetkan hasil terbaik untuk kontingen Bukittinggi.(mg10)

Editor : Hendra Efison
wushu Porprov Sumbar medali emas Porprov 2026 bukittinggi