PADEK.JAWAPOS.COM — Lionel Messi akan menjalani laga terakhir bersama Timnas Argentina saat menghadapi Benin dalam pertandingan persahabatan di Estadio Monumental, Buenos Aires, Selasa (6/10/2026) malam waktu setempat.
Pertandingan Argentina vs Benin dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 waktu Buenos Aires, atau Rabu (7/10/2026) pukul 06.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi penampilan perpisahan Messi bersama Argentina setelah lebih dari dua dekade membela tim nasional.
Laga melawan Benin akan menutup perjalanan internasional Messi yang dimulai sejak awal 2000-an.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebelumnya mengumumkan bahwa Messi akan mendapat kesempatan menjalani pertandingan perpisahan di Monumental.
Presiden AFA Claudio Tapia menyebut laga tersebut sebagai momen penghormatan untuk kapten Argentina.
Messi Kembali ke Skuad Argentina
Messi telah bergabung dengan skuad Lionel Scaloni menjelang pertandingan terakhirnya bersama Argentina.
AFA mengonfirmasi sang kapten mengikuti latihan bersama tim setelah tiba di pemusatan latihan.
Kehadiran Messi sekaligus menutup rangkaian pertandingan Argentina pada jendela internasional kali ini. Sebelumnya, Albiceleste meraih dua kemenangan besar tanpa Messi.
Argentina mengalahkan Bolivia 4-0 di Stadion Mario Alberto Kempes, Córdoba, pada 30 September.
Lautaro Martínez, Nicolás Paz, Cristian Romero, dan José Manuel López menjadi pencetak gol.
Tiga hari kemudian, Argentina kembali menang telak 7-0 atas Burkina Faso di Monumental. Lautaro Martínez, Julián Álvarez, Gianluca Prestianni, Nico Paz, Franco Mastantuono, dan Giuliano Simeone tercatat dalam daftar pencetak gol, dengan satu gol lainnya berasal dari gol bunuh diri pemain Burkina Faso.
Rekor Messi Bersama Argentina
Messi memasuki laga melawan Benin dengan status sebagai pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak Argentina.
Ia telah mencatat 207 penampilan dan 125 gol untuk Albiceleste. Messi pun tercatat sebagai pemberi assist terbanyak Argentina dengan 68 assist.
Perjalanan Messi bersama Argentina berlangsung lebih dari 20 tahun dan melewati berbagai fase. Pada awal kariernya, ia sempat mendapat kritik karena performanya bersama tim nasional dianggap belum menyamai pencapaiannya di level klub.
Hubungan tersebut berubah setelah Messi memimpin Argentina meraih sejumlah gelar besar. Bersama Lionel Scaloni, ia menjadi bagian penting dari keberhasilan Argentina menjuarai Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024.
Pencapaian tersebut sebagai bagian penting dari perjalanan Messi hingga akhirnya mendapat tempat istimewa di hati pendukung Argentina.
Piala Dunia 2022 menjadi puncak karier internasional Messi. Ia menjadi kapten Argentina saat meraih gelar juara dunia di Qatar setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti pada final.
AFA Siapkan Perpisahan untuk Messi
AFA menyiapkan rangkaian kegiatan untuk mengiringi pertandingan terakhir Messi. Salah satunya Fan Fest “Gracias, Leo” di Campo de Deportes de la Ciudad Universitaria de la UBA pada 6 Oktober.
Fan Fest bagi suporter Argentina tersebut berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 00.00 waktu setempat dan menampilkan musik, hiburan, aktivitas interaktif serta siaran langsung Argentina vs Benin melalui layar raksasa.
Pertandingan di Monumental menjadi kesempatan bagi Messi untuk kembali mengenakan seragam Argentina di hadapan pendukungnya sendiri.
Setelah melewati masa penuh tekanan, kritik, kegagalan di final, hingga akhirnya meraih trofi terbesar bersama Argentina, Messi kini menghadapi satu pertandingan terakhir.
Argentina akan menghadapi Benin di Monumental. Setelah itu, era Messi bersama tim nasional Argentina secara resmi memasuki babak baru.(*)
Editor : Heri Sugiarto