PADEK.JAWAPOS.COM—Cabang olahraga Gateball menjalani debut pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat. Namun, keikutsertaan perdana ini tidak hanya diarahkan untuk perebutan medali, tetapi juga menjadi tahap awal menyiapkan atlet menuju persaingan nasional hingga PON NTT-NTB 2028.
Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus membuka langsung pertandingan Gateball Porprov XVI di Lapangan Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, Selasa (6/10/2026).
Gateball Porprov XVI diikuti 11 kabupaten/kota. Pertandingan berlangsung hingga 11 Oktober 2026 dengan memperebutkan lima nomor, yakni Triple Mix, Double Putra, Double Mix, Single Putri dan Single Putra.
Pembukaan turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar Tasliatul Fuaddi serta Sekretaris Dewan Pengawas KONI Sumbar Boy London.
Ketua Pengprov Gateball Sumbar Rifda Suriani mengatakan, keikutsertaan Gateball pada Porprov kali ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan atlet Sumbar agar mampu bersaing di level nasional.
Hamdanus Nilai Persiapan Gateball Sudah Matang
Hamdanus memberikan apresiasi terhadap persiapan Pengprov Gateball Sumbar menghadapi Porprov XVI. Menurutnya, kesiapan terlihat dari atlet, perangkat pertandingan hingga venue yang digunakan.
"Pergatsi terdepan dalam persiapan Porprov, mulai dari pelatihan wasit dan juri," kata Hamdanus.
Ia menilai venue pertandingan telah memenuhi standar nasional. Karena itu, kondisi tersebut harus dijaga untuk mendukung peningkatan prestasi atlet Gateball Sumbar.
"Venue berstandar nasional ini harus dipertahankan. Prestasi juga harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi," ujarnya.
Hamdanus menegaskan, Porprov bukan garis akhir bagi atlet Gateball Sumbar. Ajang tersebut menjadi tahapan awal untuk membentuk atlet yang mampu membawa nama Sumatera Barat ke kompetisi yang lebih tinggi.
Target Berikutnya Porwil, BK PON hingga PON 2028
Setelah Porprov XVI, Hamdanus mengingatkan masih ada sejumlah agenda besar yang harus dipersiapkan, mulai dari Porwil, Babak Kualifikasi PON (BK PON), hingga PON NTT-NTB 2028.
Karena itu, ia berharap muncul atlet Gateball Sumbar yang mampu menembus persaingan nasional dan menjadi bagian dari kontingen Sumbar pada PON mendatang.
"Setelah Porprov ada Porwil, BK PON, dan PON NTT-NTB 2028. Kita berharap ada perwakilan atlet PON dari Sumbar dan bisa berprestasi," katanya.
Hamdanus juga meminta atlet menjadikan kemenangan sebagai sasaran utama selama pertandingan. Menurutnya, kalah atau menang merupakan bagian dari kompetisi, tetapi target prestasi harus tetap jelas.
"Kalah menang biasa, emas harus menjadi target," tegasnya.
Debut Gateball Juga Menguji Disiplin Atlet
Menurut Hamdanus, debut Gateball di Porprov XVI tidak hanya berkaitan dengan perebutan medali. Atlet juga dituntut membangun kedisiplinan, termasuk disiplin waktu selama mengikuti rangkaian pertandingan.
Ia meminta semangat Porprov dijaga sejak pembukaan hingga seluruh pertandingan berakhir.
"Ini tidak lagi sekadar iven olahraga, tapi juga disiplin. Disiplin waktu," ujarnya.
Hamdanus mengibaratkan pelaksanaan Porprov sebagai api yang telah dinyalakan. Api tersebut harus terus menyala melalui semangat bertanding, sportivitas dan target prestasi para atlet Sumatera Barat.
"Api Porprov sudah dinyalakan. Api itu harus tetap menyala," katanya. (*)
Editor : Hendra Efison