PADEK.JAWAPOS.COM – Spanyol menyusul Portugal lolos ke 8 besar UEFA Nations League 2026/2027 setelah comeback 2-1 atas Kroasia di Stadion Poljud, Split, Selasa (6/10/2026) waktu setempat, atau Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. Tertinggal lebih dulu melalui Ivan Perišić, La Roja membalikkan keadaan lewat dua gol Mikel Merino pada babak kedua.
Kemenangan tersebut membuat Spanyol menyapu bersih empat pertandingan Grup A3 dengan 12 poin. Merino, yang masuk pada awal babak kedua, menyamakan kedudukan pada menit ke-61 sebelum mencetak gol kemenangan pada menit ke-88.
Hasil ini memastikan Spanyol mengikuti jejak Portugal yang lebih dahulu mengamankan tiket perempat final pada matchday keempat. Dengan dua pertandingan fase grup masih tersisa, Spanyol kini berpeluang mempertahankan posisi puncak Grup A3.
Kroasia Unggul Lebih Dulu
Kroasia memulai pertandingan dengan dukungan penuh publik Stadion Poljud dan mampu membuka keunggulan pada menit ke-17 melalui Perišić.
Gol tersebut membuat Spanyol berada dalam tekanan, terutama karena Kroasia tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri.
Namun, Spanyol tidak kehilangan kendali atas pertandingan. Pelatih Luis de la Fuente mengatakan timnya memang sudah memperkirakan pertandingan sulit menghadapi Kroasia.
“Ini persis jenis pertandingan yang kami harapkan. Kroasia adalah tim hebat dengan prestise besar. Kami harus terus mengikuti mereka dan menguras tenaga mereka,” kata De la Fuente seperti dikutip dari laman resmi UEFA.
Pelatih Spanyol itu mengaku tetap yakin timnya mampu membalikkan keadaan.
“Pada babak kedua kami mengendalikan permainan, meskipun mereka masih menciptakan beberapa momen berbahaya lewat serangan balik, dan itu normal. Tetapi saya yakin kami akan membalikkan pertandingan,” ujarnya.
Merino Balikkan Keadaan
Spanyol meningkatkan tekanan setelah turun minum. Merino kemudian mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61 untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Situasi Kroasia semakin sulit setelah Perišić menerima kartu kuning kedua pada menit ke-79 dan harus meninggalkan lapangan.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol untuk terus menekan. Merino akhirnya mencetak gol keduanya pada menit ke-89 yang memastikan comeback La Roja menjadi kemenangan 2-1.
Merino mengakui pertandingan berlangsung berat, terutama karena atmosfer di Stadion Poljud dan Kroasia yang mencetak gol lebih dahulu.
“Itu pertandingan yang sangat sulit di stadion yang sangat sulit dengan atmosfer yang luar biasa. Kami tahu datang ke sini akan berat. Ketika mereka mencetak gol pertama dan para suporter terus memberikan dukungan, situasinya menjadi sulit,” kata Merino.
Namun, gelandang Spanyol itu menegaskan timnya tidak menyerah.
“Tim ini tidak pernah menyerah, terus berjuang sampai akhir, dan beruntung bagi kami, kami mendapatkan kemenangan,” ujarnya.
Dua gol tersebut menjadi momen penting bagi Merino setelah kerja keras yang menurutnya tidak selalu langsung menghasilkan gol.
“Mencetak gol-gol penting sangat berarti bagi saya. Itu merupakan penghargaan besar atas banyak kerja keras. Terkadang momen-momen ketika Anda bekerja keras tidak datang dengan imbalan, dan sekarang bagi saya imbalan itu datang dalam bentuk gol,” kata Merino.
“Saya sangat senang bukan hanya karena gol-gol tersebut, tetapi juga karena bantuan yang saya berikan kepada tim,” lanjutnya.
De la Fuente Puji Peran Merino
De la Fuente memberikan apresiasi khusus kepada Merino setelah gelandang tersebut menjadi penentu kemenangan Spanyol.
“Mikel Merino adalah salah satu pemain terbaik di dunia di posisinya. Dia memiliki kualitas untuk bermain di tim mana pun, dan tentu saja dia bisa bermain dalam pertandingan apa pun,” ujar De la Fuente.
Menurut De la Fuente, Merino memiliki kemampuan membaca momen pertandingan dan naluri mencetak gol pada situasi penting.
“Dia sangat memahami momen-momen seperti ini dalam pertandingan. Dia punya bakat mencetak gol, termasuk gol-gol penting. Kami sangat menghargai sikap yang selalu dia tunjukkan,” katanya.
De la Fuente juga memuji mentalitas para pemainnya yang mampu bangkit dalam situasi sulit.
“Mereka adalah pesepak bola luar biasa dan mereka tidak pernah berhenti berjuang. Terkadang mereka bahkan mengejutkan saya sendiri—saya yang pertama mengakuinya,” kata De la Fuente kepada Teledeporte.
“Dalam atmosfer seperti yang baru saja kita lihat, kami mampu mengatasinya. Pada babak kedua kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang lebih baik. Ini adalah kemenangan yang sangat layak,” ujarnya.
Spanyol Sempurna di Grup A3
Kemenangan atas Kroasia membuat Spanyol mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan Grup A3. La Roja meraih empat kemenangan dan berada di puncak klasemen.
Spanyol sekaligus memastikan tempat di perempat final Nations League. Dua pertandingan fase grup masih tersisa, sehingga posisi akhir mereka di klasemen belum ditentukan.
UEFA mencatat Spanyol memperpanjang rentetan kemenangan menjadi 11 pertandingan setelah kemenangan di Split tersebut.
Spanyol kini tinggal menyelesaikan dua pertandingan terakhir di fase grup sebelum memasuki babak perempat final. Tiket 8 besar sudah diamankan, tetapi persaingan untuk posisi akhir Grup A3 masih berlanjut.
Kemenangan atas Kroasia dengan cara comeback juga memperlihatkan kemampuan Spanyol menjaga permainan hingga akhir. Setelah tertinggal pada babak pertama, La Roja membalikkan keadaan melalui dua gol Merino dan membawa pulang tiga poin dari Split. (*)
Editor : Heri Sugiarto