PADEK.JAWAPOS.COM – Real Madrid membalikkan ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan AS Roma 4-3 pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadio Olimpico, Roma, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB. Gol Antonio Rudiger pada menit ke-90 memastikan kemenangan Los Blancos setelah Giallorossi sempat unggul 3-1.
Roma membuka skor melalui Marten de Roon pada menit ke-20. Kylian Mbappe menyamakan kedudukan lima menit kemudian, tetapi Donyell Malen membawa tuan rumah kembali memimpin lewat dua gol pada menit ke-51 dan 57.
Madrid baru menemukan jalan kembali ke pertandingan menjelang akhir laga. Carlos Espi memperkecil ketertinggalan pada menit ke-82, disusul gol Endrick tiga menit kemudian.
Rudiger kemudian menuntaskan comeback melalui sundulan setelah menerima sepak pojok Arda Guler.
Kemenangan ini mengantarkan Madrid meraih enam poin dari dua pertandingan fase liga. Sebaliknya, Roma masih mengoleksi satu poin setelah bermain imbang melawan Fenerbahce pada laga pembuka sebelum kalah di kandang sendiri.
De Roon dan Mbappe Saling Balas Gol
Roma memulai pertandingan dengan tekanan tinggi. Tuan rumah menciptakan sejumlah peluang pada awal laga, termasuk melalui Mario Hermoso dan Matias Soule, tetapi Thibaut Courtois mampu menjaga gawang Madrid.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-20. Soule mengirimkan bola kepada de Roon yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola masuk ke gawang Courtois dan membawa Roma unggul 1-0.
Madrid merespons lima menit kemudian. Yan Diomande meneruskan bola kepada Mbappe, yang melewati penjagaan Mario Hermoso sebelum melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti. Bola berubah arah setelah mengenai Gianluca Mancini dan masuk ke gawang Pierluigi Gollini.
Skor menjadi 1-1. Gol tersebut memiliki arti khusus bagi Mbappe karena tercipta pada penampilan ke-100 di Liga Champions. Ia juga mencapai 72 gol di kompetisi tersebut, melewati catatan 71 gol milik Raul Gonzalez dan naik ke posisi kelima daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Kedua tim terus mencari peluang setelah kedudukan kembali imbang, tetapi tidak ada gol tambahan hingga turun minum.
Dua Gol Malen Bawa Roma Unggul 3-1
Roma kembali memimpin pada awal babak kedua. Pada menit ke-51, Madrid kehilangan penguasaan bola di area tengah. Rodrigo Mora kemudian mengirimkan umpan kepada Malen yang menuntaskan peluang dengan tembakan rendah melewati Courtois. Bola sempat membentur kaki Federico Valverde sebelum masuk ke gawang.
Enam menit kemudian, Malen mencetak gol keduanya. Penyerang asal Belanda itu menerima umpan terobosan Soule, berlari melewati pertahanan Madrid, lalu menaklukkan Courtois dalam situasi satu lawan satu.
Gol pada menit ke-57 sempat dianulir karena dugaan offside. Namun, setelah peninjauan VAR, keputusan wasit Francois Letexie berubah dan gol dinyatakan sah. Roma pun unggul 3-1.
Madrid menghadapi tekanan besar karena harus mengejar dua gol dalam sisa waktu pertandingan. Jose Mourinho merespons dengan memasukkan Endrick dan Arda Güler untuk menambah daya serang timnya.
Espi, Endrick dan Rudiger Mengubah Hasil
Madrid memperkecil ketertinggalan melalui Carlos Espi pada menit ke-82. Berawal dari sepak pojok, Endrick menyambut bola dengan sundulan yang ditepis Gollini. Espi bergerak cepat menyambar bola pantul dari jarak dekat.
Gol tersebut awalnya dinyatakan offside. Setelah pemeriksaan VAR, keputusan itu dibatalkan dan gol Madrid disahkan karena Espi berada dalam posisi onside.
Tekanan Madrid berlanjut. Pada menit ke-85, Guler mengirimkan sepak pojok yang disambut Endrick dengan sundulan keras. Gollini tidak mampu menjangkau bola dan skor berubah menjadi 3-3.
Hasil imbang itu tidak bertahan lama. Madrid kembali mendapatkan sepak pojok pada menit ke-90. Guler mengirimkan bola ke kotak penalti, sementara Rudiger berhasil melepaskan diri dari penjagaan dan mengarahkan bola ke gawang dari jarak dekat.
Gol bek yang pernah membela Roma tersebut membalikkan skor menjadi 4-3 untuk Madrid. Tiga gol tim tamu tercipta dalam rentang delapan menit, mengubah pertandingan yang sebelumnya berada dalam kendali Roma.
Roma berusaha mencari gol penyama kedudukan pada sisa waktu, tetapi Madrid mempertahankan keunggulan hingga wasit mengakhiri pertandingan. (*)
Editor : Heri Sugiarto