Oleh: Rifka Abadi, Pemimpin Bagian Dana dan Operasional Divisi Usaha Syariah
Perhelatan konferensi wakaf internasional yang dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah selesai dilaksanakan pada tanggal 15-16 November 2025 di Truntum Hotel. Hadirnya pegiat wakaf dari berbagai negara tentunya memberikan dampak bagi peningkatan edukasi dan literasi wakaf di Sumatera Barat.
Berbagai project wakaf dan skema wakaf yang sudah dijakankan dan sudah teruji di beberapa negara bisa menjadi bahan duplikasi dan strategi baru dalam peningkatan dan pengembangan wakaf di Sumatera Barat.
Pada kegiatan terakhir Infernational Waqf Conference of West Sumatera 2025 terdapat sesi Waqf and Investments Gathering dan Sumbar Waqf Expose, menghadirkan 2 panelis akademisi, yang mengupas beberapa project wakaf yang telah dijalankan oleh beberapa nazhir dan Bank Nagari Syariah bersama Wakaf Warior selaku Nazhir yang menyampaikan beberapa project wakaf yang direncanakan akan dilakasanakan penghimpunan dan pengelolaannya di Sumatera Barat.
Bank Nagari Syariah sebagai salah satu presenter dalam sesi terakhir menyampaikan dan menawarkan skema CWLD (Cash Waqf Link Deposit) melalui project Gerobak Berkah Nagari.
Project ini tentunya menjadi salah satu langkah strategis mengembangkan skema wakaf baru di Sumatera Barat,melalui kombinasi penghimpunan dana wakaf dan pembiayaan diharapkan muncul wakif baru yang melihat konsep wakaf temporer sebagai sebuah kemudahan dalam berbagi bagi sesama.
Project CWLD yang ditawarkan saat ini merupakan skema yang secara langsung memberikan manfaat bagi maukuf alaih, sehingga diharapkan pergerakan wakaf bisa lebih masiv dan bisa menaikkan strata maukuf alaih menjadi wakif.
Bank Nagari Syariah saat ini sedang fokus mengembangkan ekosistem keuangan sosial syariah, sebagai salah satu kekuatan besar yang bisa menopang pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat, dengan menggandeng lembaga amil zakat dan juga lembaga nazhir diharapkan akan tercipta kolaborasi filantropi untuk memperkuat sustainable development tersebut di ranah minang.
Lembaga nazhir wakaf yang profesional dan kehadiran LKS PWU sebagai pengelola wakaf uang diharapkan bisa menyajikan harapan baru bagi sumatera barat dalam mendatangkan ghirah keminangan bagi perantau sehingga dana dana perantau sukses bisa masuk secara masiv ke Sumatera Barat.
Konsep Diaspora Investments yang menjadi salah satu strategi penguatan perekonomian bisa terlaksana dengan menggandeng project-project wakaf yang bisa langsung menyentuh masyarakat. Dana perantau masuk, ekonomi menggeliat dan pembangunan bisa berjalan lebih maksimal.
Project wakaf bisa menjadi salah satu solusi penguatan ekonomi di masing-masing kota dan kabupaten di Sumatera Barat, banyak yang belum memahami kekuatan instrumen filantropi ini, sehingga potensi besar yang seharusnya bisa digerakkan menjadi tidak berjalan.
Tentunya edukasi dan literasi akan selalu dilaksanakan oleh pemerintah maupun stake holder wakaf sebagai ikhtiar dalam menjadikan wakaf dan keuangan sosial syariah lainnya sebagai salah satu jawaban bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Barat. (*)
Editor : Eri Mardinal