Oleh: Wiztian Yoetri, Wartawan Senior Sumatera Barat
Guna mendorong kawasan Tarokcity hadir sebagai Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT) dan menjadi wilayah pertumbuhan ekonomi baru Padangpariaman, disarankan agar Pemkab Padangpariaman segera membentuk Badan Percepatan Pembangunan Tarokcity, Kecamatan 2x11 Kayutanam.
Saran ini diungkapkan Bung Erik Khaidir, seorang tokoh masyarakat Kayutanam di Jakarta sekaligus pionir pembangunan Tarokcity sejak masa Bupati Ali Mukhni, dalam percakapan dengan media.
Pembentukan Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Tarokcity yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan luas 697 hektare itu, dinilai penting agar pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. John Kenedy Azis lebih fokus dan pembangunan kawasan tersebut lebih terurus secara konkret.
“Sebab hampir dua belas tahun Kawasan Pendidikan Terpadu itu ditetapkan sebagai PSN, namun seolah tanpa aktivitas nyata. Maka, melalui Badan Percepatan, diharapkan akan terbangun komunikasi yang lebih terarah dan cepat antara pihak-pihak yang telah diberi kesempatan oleh Pemkab Padangpariaman untuk merealisir pembangunan gedung dan kampus. Apalagi ada komitmen untuk dua atau tiga tahun setelah tanah diberikan oleh Pemkab, segera dibangun,” ujar Bung Erik Khaidir, pengusaha yang sehari-hari menjabat CEO Katanam Group.
Seperti diketahui, sejumlah kampus mulai dibangun di KPT Tarokcity, dimulai dari ISI Padangpanjang, dan akan dilanjutkan dengan kampus Universitas Negeri Padang serta SMA Unggul Garuda. Selanjutnya, Politeknik Padang juga direncanakan menyusul.
“Khusus untuk pembangunan SMA Unggul Garuda yang memperoleh dukungan dari Rektor UNP Dr. Krismadinata, kehadiran kampus SMA Garuda mendapat apresiasi luar biasa dari Bupati John Kenedy Azis dan kelak diharapkan akan melahirkan generasi emas di Padangpariaman, sebagaimana prestasi yang sudah ditorehkan Madrasah Insan Cendekia Sintoga,” ungkap Erik Khaidir.
Di sisi lain, Bung Erik memuji langkah Bupati JKA yang tidak pernah surut pascabencana alam 2025. Menurutnya, bupati terus bergerak demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Padangpariaman, baik melalui lobi ke berbagai kementerian maupun menjemput aspirasi masyarakat dengan kegiatan bersepeda dan bersepeda motor.
Bung Erik Khaidir, mantan pengurus Kadin Sumbar era Syofyan Tamar, juga angkat topi terhadap inisiatif Bupati John Kenedy Azis dalam mewujudkan pembangunan RSUD Tipe D di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau.
“Menurut saya, ini bagian dari kepedulian luar biasa seorang pemimpin terhadap kesehatan rakyatnya. Sebuah langkah untuk memperpendek jarak jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat utara yang sebelumnya harus ke pusat kota,” tukas Bung Erik Khaidir.
Selanjutnya, Bung Erik juga menilai kehadiran RSUD Tipe D ini merupakan representasi kepercayaan pemerintah pusat kepada Padangpariaman di bawah kepemimpinan tokoh nasional, JKA sebagai bupati.
“Sebab, RSUD ini dibiayai dengan dana pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), badan usaha negara di bawah Kementerian Keuangan, sebesar Rp70 miliar. Diharapkan, kehadiran RSUD Tipe D Pilubang selain meningkatkan akses layanan kesehatan di Padangpariaman Utara, sekaligus menjadi pusat layanan yang mengampu 7–8 puskesmas di Batubasa, Gasan, Sungai Geringging, dan Sungai Limau,” ungkap Bung Erik Khaidir.
Bung Erik Khaidir, tokoh perantau Padangpariaman ini, optimistis di bawah kepemimpinan Bupati JKA ke depan akan terwujud pembangunan yang lebih baik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Padangpariaman.
Sebagaimana kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih Ketaping, Batang Anai dalam mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan.
“Mudah-mudahan Bupati JKA akan berjuang lagi dengan pembangunan Kampung Nelayan Pasir Baru, Sungai Limau, dan kampung-kampung nelayan lain di Padangpariaman,” katanya.
Akhirnya, Bung Erik Khaidir berharap suasana kemajuan yang telah dibangun kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis dapat didukung sepenuhnya oleh masyarakat ranah dan rantau melalui partisipasi aktif.
Ia juga berharap semangat iri, dengki, dan fitnah yang berkembang belakangan oleh pihak tidak bertanggung jawab tidak sampai menggoyahkan duet kepemimpinan JKA-Rahmat dalam mewujudkan Padangpariaman yang lebih baik.(*)
Editor : Hendra Efison