Data total auto Sumatera Barat mencatat jumlah kendaraan mencapai 12.850 unit pada 2021. Penurunan paling signifikan terjadi pada 2025 ketika total kendaraan hanya mencapai 7.687 unit.
Kondisi ini menunjukkan kontraksi yang cukup tajam dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Data bulanan juga memperlihatkan pola serupa. Pada 2021 rata-rata jumlah kendaraan tercatat 5.762 unit.
Sementara itu, data retail sales Padang menunjukkan dinamika penjualan yang juga mengalami fluktuasi dalam lima tahun terakhir.
Pada data tahunan, penjualan ritel tercatat sebanyak 949 unit pada 2022 sebelum turun menjadi 833 unit pada 2023 dan kembali menurun menjadi 793 unit pada 2024.
Penurunan paling tajam terjadi pada 2025 dengan total penjualan hanya mencapai 440 unit.
Dari sisi pangsa pasar, market share relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021 tercatat sebesar 16,08 persen dan meningkat menjadi 16,43 persen pada 2022.
Pada 2023 pangsa pasar berada di kisaran 16,70 persen sebelum kembali meningkat menjadi 17,40 persen pada 2024. Namun pada 2025 market share turun menjadi 14,30 persen.
Data bulanan menunjukkan penjualan ritel sebanyak 61 unit pada 2021. Angka tersebut meningkat sekitar 30 persen menjadi 79 unit pada 2022 sebelum turun menjadi 69 unit pada 2023.
Tren penurunan berlanjut pada 2024 dengan angka penjualan 66 unit atau turun sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan terbesar terjadi pada 2025 ketika penjualan bulanan hanya mencapai 37 unit atau merosot sekitar 44 persen dibandingkan 2024.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa market share Daihatsu Padang berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar sebesar 14,30 persen.
Baca Juga: Daihatsu Gelar Club Leader Meet Up & Buka Bersama 2026, Satukan 21 Official Club di Sunter
Dari sisi kontribusi model kendaraan, penjualan Daihatsu di Sumatera Barat didominasi oleh Gran Max Pick Up dan Sigra yang menjadi penyumbang terbesar dalam struktur penjualan selama periode 2021–2025.
Gran Max Pick Up mencatat penjualan 647 unit pada 2021 dengan kontribusi 33 persen. Penjualan meningkat menjadi 807 unit pada 2022 sebelum turun menjadi 612 unit pada 2023 dan 525 unit pada 2024.
Pada 2025, penjualan model ini tercatat 416 unit dengan kontribusi kembali meningkat menjadi 32 persen terhadap total penjualan.
Sementara itu, Daihatsu Sigra mencatat penjualan 411 unit pada 2021 dengan kontribusi 21 persen. Penjualan meningkat menjadi 561 unit pada 2022 dan melonjak menjadi 694 unit pada 2023.
Pada 2024 penjualan Sigra mencapai 759 unit dengan kontribusi terbesar sebesar 36 persen sebelum turun menjadi 364 unit pada 2025 dengan kontribusi 28 persen.
Model lain seperti Xenia, Luxio, Gran Max Minibus, Terios, Rocky, Ayla, dan Sirion memberikan kontribusi lebih kecil terhadap total penjualan.
Program DAIFIT 2026
Di tengah kondisi pasar yang mengalami tekanan, Astra Daihatsu kembali menghadirkan program DAIFIT (Daihatsu Idul Fitri) untuk pembelian kendaraan pada periode 1 Februari hingga 30 April 2026.
Program ini menawarkan hadiah utama perjalanan umroh atau hadiah yang disetarakan bagi sembilan pemenang yang membeli kendaraan Daihatsu di jaringan outlet resmi selama periode promo berlangsung.
Kepala Cabang Astra Daihatsu Padang Emma Sabarina Ginting menyebut program ini merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen sekaligus upaya mempermudah proses kepemilikan kendaraan.
“Program DAIFIT juga didukung ekosistem Astra yang terintegrasi, dengan pembiayaan kendaraan melalui Astra Credit Companies (ACC) dan Daihatsu Financial Services (DFS), serta perlindungan asuransi dari Asuransi Astra melalui Garda Oto,” ujar Emma didampingi Kepala PT Capella Medan Cabang Padang Ramlan Gazali, saat Media Gathering Daifit 2026 di Padang, Jumat (6/3/2026). (*)
Editor : Hendra Efison