Video emak-emak atau ibu-ibu yang diduga bernada provokatif untuk tidak menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 viral di Instagram. Emak-emak yang belum diketahui identitasnya itu berkata bahwa di Padang penerapan Prokes Covid-19 tidak ketat.
Dalam video, emak-emak tersebut merekam suasana restoran di Bebek Sawah, Jl Patimura Padang. "Di Padang Kota bebas, makan apa aja kita, enggak ada yang di lokcdown, enggak ada pembatasan dan sekat-disekat. Tuh, lihat tuh, rame. Enggak ada, bebas, semua, tidak ada jaga jarak," sebut emak berjilbab hitam di video berdurasi 1 menit 5 detik.
"Padang aman, tidak takut sama corona. Lihatlah lihat. Saya lagi di Padang, makan di restoran Bebek Sawah. Rame, enggak ada jaga jarak, bebas. Kenapa kita di Jakarta pada panik semua. Udah jangan panik, terus saja lawan, pemerintah zalim, ayo selamat makan semua-semua...," ujarnya.
Menanggapi video viral tersebut, Satpol PP Padang mendatangi restoran tersebut Minggu (4/7). Di sana, Kabid P3D Satpol PP Padang, Bambang Suprianto menjelaskan kepada pengelola usaha Bebek Sawah mengenai Perda 11-2005 Tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum) dan Perda 1-2021 Tentang Adaptasi Kehidupan Baru (AKB).
"Tidak hanya itu kami juga memberikan surat panggilan kepada pengelola Bebek Sawah untuk datang Mako Satpol PP Padang pada Senin (hari ini)," kata Bambang.
Ia mengimbau pengelola maupun pengunjung tempat umum dan restoran agar selalu meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan Prokes. Jika, mereka abai aturan, ia akan bertindak tegas. (adt) Editor : Hendra Efison