Tim Pengabmas yang diketuai Anggun Sophia dan Anggota Suraini beserta Mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Program Sarjana Angkatan 2019 melakukan edukasi kesehatan sebagai bentuk penerapan ilmu dari Mata Kuliah Mikologi.
Tim Pengabmas melakukan edukasi tentang peningkatan kemandirian masyarakat Sungai Bangek dalam pencegahan penyakit kulit Tinea versicolor (Panu).
Meningkatkan kemandirian dalam mencegah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur tidak kalah penting dengan pencegahan penyakit degeratif yang biasa dialami masyarakat. Penyakit kulit yang sering terjadi salah satunya infeksi Tinea versicolor atau yang sering disebut oleh masyarakat dengan panu. Penyebab terjadinya infeksi Tinea versicolor merupakan jamur Malassezia furfur yang hidup pada mukosa kulit yang kurang bersih.
Sungai Bangek termasuk wilayah beriklim tropis, kawasan yang memiliki banyak penduduk ditambah dengan tingkat personal higyne atau PHBS yang rendah adalah faktor terinfeksi oleh jamur. Di samping itu banyak masyarakat yang tidak mengetahui penyakit jamur ini serta dan faktor ketergantungan dengan orang lain karena menurunnya kemandirian.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan karena dapat memberikan edukasi dalam mengenal jamur pada kulit dan cara pencegahannya. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat Sungai Bangek dalam pencegahan penyakit kulit Tinea versicolor.
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat disambut masyarakat Sungai Bangek. Masyarakat terlihat sangat aktif untuk bertanya terkait dengan edukasi yang diberikan,” kata Anggun. (*) Editor : Hendra Efison