Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Shelter Evakuasi Butuh Perhatian

Novitri Selvia • Jumat, 28 April 2023 | 12:05 WIB
PERLU DIPERBAIKI: Gedung shelter yang dijadikan masyarakat Ulakkarang untuk tempat evakuasi butuh sejumlah perbaikan dan perhatian, Kamis (27/4).(KURNIA SANDI/PADEK)
PERLU DIPERBAIKI: Gedung shelter yang dijadikan masyarakat Ulakkarang untuk tempat evakuasi butuh sejumlah perbaikan dan perhatian, Kamis (27/4).(KURNIA SANDI/PADEK)
Kondisi shelter untuk Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang berada di sejumlah lokasi di Kota Padang cukup memprihatinkan. Salah satunya shelter TES yang berada di Kelurahan Ulakkarang Utara, Kecamatan Padang Utara.

Pantauan Padang Ekspres, kemarin, bangunan berlantai lima dengan warna cat kuning dan biru itu sudah mulai pudar dan terlihat terbengkalai. Selain itu, sampah-sampah juga banyak yang berserakan di area TES. Bagian tiang TES penuh dengan coretan.

Lantai bawah tergenang air dan dipenuhi dengan rumput liar. Area TES lainnya juga sudah terlihat rusak dan kaca-kaca yang sudah pecah. Saat gempa yang berkekuatan 6,9 SR pada Selasa (25/4), beberapa masyarakat Ulakkarang berbondong-bondong pergi evakuasi ke shelter.

Keadaan shelter yang gelap ditambah lagi serpihan bangunan membuat warga enggan untuk naik ke atas shelter, warga lebih memilih berdiam di bawah shelter untuk berjaga-jaga.

Salah seorang warga sekitar, Ari Sidarta mengungkapkan, saat terjadinya gempa dan adanya peringatan tsunami, masyarakat memang pergi berkumpul ke shelter. Ia mengatakan, shelter tersebut memang sudah sering disalahgunakan.

“Kemarin kami evakuasi hanya di bawah shelter aja, karena shelter itu kan seperti tidak terawatt. Banyak di sana kaca-kaca yang pecah, dan gedung itu juga sering disalahgunakan seperti bermain bola, parkir sembarangan bahkan dijadikan tempat mesum,” ujarnya.

Ketua RT02 RW 04 Kelurahan Ulakkarang Utara, Rahmi Azis mengungkapkan, saat gempa kemarin masyarakat memang berkumpul di sekitar shelter untuk berjaga-jaga jika terjadi tsunami.

“Kemarin kan cuma gempa masyarakat hanya berkumpul disana belum naik ke atas, kondisi shelter juga memang banyak sudah rusak, seperti lantainya mestinya dicor lagi. Kalau hari hujan, air tergenang di sana. Kalau malam keadaan shelter juga sangat gelap,” sampainya.

Ia berharap shelter evakuasi Ulakkarang ini bisa diperbaiki dan bisa tahan untuk masyarakat. “Harapannya diperbaikilah karena ini sangat bermanfaat untuk masyarakat tepi pantai, daripada keluar macet kan susah. Selain itu, kadang juga digunakan untuk masyarakat sini berkegiatan seperti senam dan latihan karate,” harapnya. (k) Editor : Novitri Selvia
#Ulakkarang #shelter evakuasi #tes