Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dukung Energi Terbarukan, 2 Ribu Pohon Kaliandra Ditanam

Novitri Selvia • Rabu, 29 November 2023 | 10:40 WIB
PENANAMAN: PT Semen Padang melakukan penanaman dua ribu bibit kaliandra merah di lingkungan perusahaan sebagai bentuk dukungan energi baru terbarukan, Selasa (28/11).(SUYUDI/PADEK)
PENANAMAN: PT Semen Padang melakukan penanaman dua ribu bibit kaliandra merah di lingkungan perusahaan sebagai bentuk dukungan energi baru terbarukan, Selasa (28/11).(SUYUDI/PADEK)
Sebanyak dua ribu pohon kaliandra merah ditanam oleh PT Semen Padang di kawasan perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan energi batubara menuju energi baru terbarukan, Selasa (28/11).

Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang Asri Mukhtar dalam kesempatan itu mengatakan, tanaman kaliandra merah dapat menggantikan bahan bakar batubara.

“Kita tertarik karena sumber batubara yang digunakan oleh PT Semen Padang saat ini adalah sekitar 4.000 kkal, dan sangat sulit bagi kita untuk menemukan batubara hingga kapasitas 5.000. Kalau pun ada, pasti mahal, sehingga kaliandra dapat menjadi sebuah solusi,” katanya.

Asri mengungkapkan, selain untuk kebutuhan dari PT Semen Padang itu sendiri, penanaman kaliandra dinilai dapat memberdayakan masyarakat sekitar perusahaan. Penanaman kaliandra tidak hanya bisa dikonsentrasikan untuk pertanian, namun juga bisa disebar di sektor lainnya.

“Selain itu, tanaman ini sangat mudah untuk tumbuh dan bisa disimbiosisasikan dengan lebah. Dengan adanya program dari Pemprov Sumbar terkait madu yang diubah menjadi propolis, dan kaliandra cukup bagus sebagai sumber dari madu lebah tersebut. Di mana kaliandra merupakan salah satu makanan terbaik untuk madu galo-galo,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini kaliandra sudah digunakan di PT Semen Padang. Namun belum dalam skala massal. Ia mengatakan, pihaknya sedang melakukan tahapan uji coba dengan menggunakan 200 ton tanaman.

Ia mengatakan, untuk saat ini PT Semen Padang bekerja sama dengan pemerintah daerah, provinsi, perguruan tinggi, serta unsur TNI dalam mensosialisasikan dan menyebar kaliandra di beberapa titik di Sumbar.

Lebih lanjut Asri menyampaikan, melalui program TSR, penggunaan kaliandra akan digunakan 10 persen sehingga target hingga tahun 2025, yakni 25% persen penggunaan batubara diganti dengan energi terbarukan seperti kaliandra.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar Yozarwardi menyambut baik upaya perusahaan semen yang berdiri sejak 1910 tersebut dalam penggunaan energi baru terbarukan. “Pemprov Sumbar mendukung penuh langkah ini. Apalagi, penggunaan energi baru terbarukan sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dan nasional,” ujar Yozarwardi.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah melakukan kerja sama pembibitan 250 ribu batang kaliandra merah yang disemai di Balai Sertifikasi dan Pembenihan Tanaman Hutan Sumbar.

Tidak hanya itu, untuk memasifkan tanaman kaliandra merah, pemerintah daerah memanfaatkan kawasan perhutanan sosial dan hutan kemasyarakatan sebagai lokasi utama penanaman. “Untuk lima tahun ke depan, kita sudah mengidentifikasi dimana saja lokasi untuk penanaman kaliandra merah,” ujarnya.

Untuk diketahui, selain sumber energi baru terbarukan, kaliandra merah juga memiliki fungsi atau manfaat lain di antaranya daun kaliandra seba ai pakan ternak karena mengandung protein yang tinggi.

Kemudian, akar kaliandra merah berfungsi sebagai penahan erosi terutama di daerah-daerah kritis. Selanjutnya, bunga tanaman itu bermanfaat sebagai makanan lebah (budi daya madu galo-galo). Terakhir ranting kaliandra merah dapat dikembangkan sebagai wood pellet dan berpotensi sebagai produk ekspor. (y) Editor : Novitri Selvia
#pt semen padang #Balai Sertifikasi dan Pembenihan Tanaman Hutan Sumbar #Yozarwardi #Pohon Kaliandra #Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar #Asri Mukhtar