Pembukaan tersebut ditandai dengan pengalungan ID card secara simbolis kepada dua orang perwakilan peserta. Kegiatan diikuti 44 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan fresh graduate dari berbagai universitas di Indonesia digagas oleh Forum Human Capital Indonesia (FHCI).
Indrieffouny Indra dalam kesempatan itu menyampaikan, program Magenta merupakan program resmi dari Kementerian BUMN yang memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa dan fresh graduate untuk terus belajar, bertumbuh dan berkontribusi untuk Indonesia.
“Program Magenta di PT Semen Padang ini adalah hasil kesepakatan Direktur SDM di Kementerian BUMN dalam rangka pengembangan generasi muda. Kementerian BUMN menyiapkan para mahasiswa yang telah selesai menjalani pendidikannya masuk ke dunia industri, untuk mendapatkan pengalaman dalam bekerja, dapat memahami bagaimana sebuah industri itu bisa dijalankan,” katanya.
Arief melanjutkan, PT Semen Padang terbuka berbagi pengalaman di dunia industri, karena perusahaan menyadari harus dekat dengan perguruan tinggi.
“Kami telah memiliki MoU dengan beberapa perguruan tinggi, dan mungkin nanti akan diperlebar ke perguruan tinggi lainnya,” tambah Arif.
Terakhir, dia berpesan kepada peserta program Magenta dimana pun berkiprah, bekerja ataupun berkegiatan agar tetap menggunakan produk PT Semen Padang.
“Tetap gunakan produk PT Semen Padang, sebuah perusahaan kebanggaan dari Sumbar. Kami adalah perusahaan semen pertama di Asia Tenggara dan tahun ini berusia 114 tahun,” katannya.
Kepala Departemen SDM PT Semen Padang R Trisandi Hendrawan menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait kebutuhan peserta dan Program ini dilaksanakan selama enam bulan, dari 1 Februari sampai akhir Juli 2024.
“Dari 1.653 peserta yang mendaftar di program Magenta PT Semen Padang, yang diterima adalah 44 orang. Selamat datang dan selamat bergabung di PT Semen Padang. Program ini merupakan tantangan bagi peserta, bahwa di magang ini yang dibutuhkan tidak hanya IPK, tetapi kesempatan disini mengaplikasikan teori yang dipelajari di kampus selama ini, kemampuan berkomunikasi dan attitude,” ujarnya.
44 peserta program Magenta ini berasal dar 16 perguruan tinggi, baik dari dalam dan luar negeri, yakni dari Universitas Andalas 23 peserta, UPI YPTK Padang 3 peserta, ITP 2 peserta, UNP 1 peserta, Universitas Metamedia 1 peserta, Poltekkes Padang 1 peserta, Universitas Sriwijaya 1 peserta Universitas Syiah Kuala Aceh 3 peserta, ITB 1 peserta, UGM 1 peserta, Undip 1 peserta, Universitas Brawijaya 1 peserta, Institut Teknologi Sumatera 1 peserta, Khun Shan University, Taiwan, 1 peserta, Universitas Jambi 1 peserta dan Universitas Sebelas Maret 1 peserta.
Rektor Universitas Metamedia Masyhuri Hamidi mengatakan, pihaknya mewakili perguruan tinggi yang mengikuti program Magenta mengucapkan ribuan terima kasih kepada PT Semen Padang.
“PT Semen Padang telah memberi peluang kepada anak-anak kami, yang selama ini hanya memberikan akses ke perguruan tinggi negeri namun sekarang juga perguruan tinggi swasta. Ini harus diteruskan untuk ke depannya, kalau bisa ditambah kuota untuk perguruan tinggi swasta,” ujarnya.
Perwakilan peserta program Magenta dari Khun San University, Taiwan, Nur Afifah Hasan mengaku senang bisa diberikan kesempatan untuk magang di PT Semen Padang ini. Ia mengatakan, PT Semen Padang menjadi pilihannya di program Magenta ini karena merupakan perusahaan yang besar di Sumbar.
“Juga untuk saya yang fresh graduate ini mencari pengalaman di perusahaan yang besar seperti PT Semen Padang, sehingga mengembangkan kemampuan yang telah dipelajari sebelumnya,” kata lulusan Teknik Informasi tersebut.(y) Editor : Novitri Selvia