Ekspos tersebut dihadiri Ketua KPU Padang Riki Eka Putra, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Arianto, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Azwirman dan Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Padang, Atika Triana, Forkopimda, perwakilan Pemko Padang, stakeholder dan awak media.
Ketua KPU Padang Riki Eka Putra mengatakan saat ini tahapan Pemilu 2024 sudah masuk pada tahapan penyelesaian. Secara nasional, KPU hanya disibukkan oleh kegiatan sengketa hasil perselisihan Pemilu 2024 yang sedang berlangsung di Mahkamah Konsitusi (MK).
”Alhamdulillah, Kota Padang tidak ada dinyatakan oleh MK sebagai salah satu kabupaten/kota yang terdapat lokus permohonan sengketa hasil perselisihan Pemilu 2024,” ujar Riki.
Dengan tidak adanya sengketa hasil perselisihan Pemilu 2024, maka KPU Kota Padang melakukan penetapan perolehan kursi parpol dan calon terpilih anggota DPRD Kota Padang hasil Pemilu 2024.
”Alhamdulillah, pada tanggal 2 Mei lalu, KPU Padang sudah melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi parpol dan penetapan nama-nama anggota DPRD Padang terpilih hasil Pemilu 2024,” jelasnya.
Artinya, setelah ini tinggal satu lagi tahapan Pemilu yang tersisa yakni pengucapan sumpah janji calon terpilih dan pelantikan calon terpilih anggota DPRD Padang periode 2024-2029, yang direncanakan pada pertengahan Agustus 2024 mendatang.
Ia melanjutkan, meskipun tahapan Pemilu 2024 hampir selesai, bukan berarti tugas KPU Kota Padang selesai. Saat ini KPU Padang sedang bersiap untuk masuk pada rangkaian tahapan Pilkada 2024.
”Insya Allah, paling lambat di akhir Mei nanti kita akan melaksanakan peluncuran Pilkada 2024 di Kota Padang,” tuturnya.
Namun sebelum peluncuran dilakukan, KPU Padang tetap harus memulai dulu tahapan penting yang sudah masuk dan sedang berjalan. Di antaranya yakni tahapan pembentukan badan adhoc panitia pemilihan kecamatan dan penerimaan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan pada 5 Mei 2024.
Pada kesempatan itu, Riki juga menyampaikan, KPU Padang periode 2019-2024 akan mengakhiri masa tugasnya dalam beberapa hari ke depan.
”Jadi, kami tidak akan masuk kantor lagi pada tanggal 13 Mei 2024. Karena di tanggal itu, KPU RI melantik komisioner KPU Padang terpilih periode 2024-2029. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Arianto menyampaikan pada Pemilu 2024, jumlah DPT sebanyak 666.178 orang, dengan pemilih disabilitas 2.757 orang.
Selanjutnya, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Azwirman menyampaikan perolehan kursi parpol dan nama-nama anggota DPRD Padang terpilih pada Pemilu 2024.
Adapun jumlah parpol yang berhasil meraih kursi di DPRD Padang adalah sebanyak 10 parpol. Dengan rincian PKB memperoleh 4 kursi, Gerindra sebanyak 7 kursi, PDI Perjuangan 3 kursi, Partai Golkar 5 kursi, Partai Nasdem 7 kursi, PKS 7 kursi, PAN 5 kursi, Demokrat 4 kursi, PPP 2 kursi dan Partai Ummat 1 kursi.
Sementara calon anggota DPRD Padang terpilih untuk Dapil 1 yakni Irwandi-PKB (1.445 suara), Manufer Putra Firdaus-Gerindra (6.305 suara), Delma Putra-Gerindra (3.809 suara), Wismar Panjaitan-PDI Perjuangan (1.341 suara), Muhammad Tommy Arby Rumengan-Golkar (3.180 suara), M Fautiaz Fauzi-Nasdem (1.653 suara), Muharlion-PKS (7.306 suara), Mulyadi Muslim-PKS (3.675 suara), Rustam Efendi-PAN (3.003 suara) dan Mukhlis-Demokrat (3.872 suara).
Untuk Dapil 2 yakni Zalmadi-PKB (3.061 suara), Wahyu Hidayat-Gerindra (2.830 suara), Erianto Mahmuda-Golkar (4.739 suara), Iskandar-Nasdem (2.119 suara), Ja'far-PKS (2.909 suara), Usmardi Thareb-PAN (2.676 suara) dan Muhammad Khalidi Al Khair-PPP (1.650 suara).
Selanjutnya, Dapil 3 yakni Yusri Latif-PKB (4.139 suara), Donal Ardi-Gerindra (4.988 suara), Miswar Jambak-Golkar (2.033 suara), Alfi Beben One-Nasdem (3.182 suara), Rafdi-PKS (5.142) dan Surya Jufri-Demokrat (3.782 suara).
Dapil 4 yakni Dewi Susanti-Gerindra (4.286 suara), Devi Febrida-Golkar (1.893 suara), Yendril-Nasdem (2.635 suara), Hendrizal-PKS (2.235), Jufri-PAN (3.279 suara), Rusdi-Demokrat (1.617 suara) dan Indra Guswadi-PPP (5.212 suara).
Dapil 5 yakni Rachmat Wijaya-Gerindra (4.948 suara), Christian Rudy Kurniawan Sutiono-PDI Perjuangan (2.306 suara), Helmi Moesim-Golkar (3.814 suara), Rafli Boy-Nasdem (3.059 suara), Gufron-PKS (3.084 suara), Amril Amin-PAN (6.020 suara) dan Erismiarti-Partai Ummat (3.357 suara).
Terakhir Dapil 6 yakni Yosrizal Effendi-PKB (1.214 suara), Mastilizal Aye-Gerindra (3.990 suara), Iswanto Kwara-PDI Perjuangan (2.718 suara), Osman Ayub-Nasdem (3.210 suara), Argi Putra Finalo-Nasdem (5.646 suara), Arnedi Yarmen-PKS (3.768 suara), Faisal Nasir-PAN (2.931 suara) dan Yulasmi-Demokrat (1.446 suara).
Selanjutanya, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Padang, Atika Triana menyampaikan angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2024. Untuk partisipasi Pilpres sebesar 74,19 persen atau 494.223 orang dengan jumlah DPT 666.178.
Selanjutnya, untuk Pemilu DPR sebesar 73,73 persen atau 491.154 orang. Pemilu DPD 73,81 persen, Pemilu DPRD Propinsi sebesar 73,60 persen.
Sementara partisipasi pemilih pada Pemilu DPRD Padang yakni Dapil 1 sebesar 71,46 persen, Dapil 2 sebesar 74,27 persen, Dapil 3 sebesar 74,53 persen, Dapil 4 sebesar 75,76 persen, Dapil 5 sebesar 73,84 persen dan Dapil 6 sebesar 71,85 persen.
”Jadi tingkat partisipasi pemilih tertinggi ada di Pilpres sebesar 74,19 persen, disusul Pemilu DPD 73,81 persen dan Pemilu DPR sebesar 73,73 persen,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, KPU Padang telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih diantaranya melakukan edukasi langsung ke sekolah-sekolah, perguruan tinggi, pondok pesantren, ormas dan lainnya.
Selain itu, KPU juga menyebarluaskan informasi Pemilu melalui media daring dan menggelar program-program yang dapat memberikan pengetahuan, kesadaran masyarakat terhadap Pemilu.
”Kami sudah berikhtiar sekuat mungkin. Berbagai catatan dan kritik pada Pemilu 2024 ini akan menjadi evaluasi dalam perbaikan Pemilu ke depannya,” tuturnya. (eri)
Editor : Adetio Purtama