Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Prof Busyra: Kota Padang Butuh Pemimpin Berpengalaman

Tandri Eka Putra • Kamis, 20 Juni 2024 | 10:05 WIB

Wali Kota Padang sebelumnya Hendri Septa bersama dengan anggota DPRD Provinsi Sumbar Hidayat, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN PRIBADI)
Wali Kota Padang sebelumnya Hendri Septa bersama dengan anggota DPRD Provinsi Sumbar Hidayat, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN PRIBADI)
PADEK.JAWAPOS.COM—Sebagai ibukota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kota Padang perlu melenting lebih hebat lagi. Untuk itu diperlukan kriteria pemimpin Kota Padang yang cocok untuk daerah ini. Banyak pihak menilai pemimpin Kota Padang harus berpengalaman memimpin.

“Tidak hanya popularitas saja, tapi sikap takah, tokoh dan tageh itu sangat penting,” tegas Akademisi Universitas Andalas (Unand) Prof. Busyra Azheri.

Ia menilai, pasangan Hendri Septa dan Hidayat sangat cocok untuk memimpin Kota Padang ke depannya. Hendri Septa yang berpengalaman di Kota Padang. Sebagai tokoh yang pernah menjadi Wali Kota Padang, tentu saja sangat mengenal potensi yang bisa dikembangkan.

Sedangkan Hidayat, sebagai anggota DPRD Sumbar, Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Padang terkenal aktif dan vokal membela kepentingan masyarakat.

“Hendri Septa adalah incumbent Wali Kota Padang yang cukup populer. Hidayat merupakan sosok yang sudah lama berkecimpung sebagai anggota legislatif, yakni di DPRD Sumbar selama dua periode. Jika mereka dipasangkan, makin kuat pemerintah ke depannya,” ucap Prof. Busyra Azheri ketika diminta pendapatnya tentang pasangan tersebut.

Prof. Busyra Azheri Datuak Bungsu, berharap sebagai kota yang menjadi etalase Provinsi Sumbar, Kota Padang ke depan harus lebih baik. Ia mengharapkan wali kota dan wakilnya terpilih nantinya bisa berpikir meluangkan waktu dengan serius untuk Kota Padang. “Sekarang yang bisa dibanggakan adalah Padang, kota perdagangan dan pariwisata,” ucap Prof. Busyra.

Akademikus dan penulis itu berharap kandidat calon wali kota dan wakilnya mempunyai visi kepariwisataan dan bisnis. Sebab keduanya adalah sisi yang tak bisa dipisahkan. Namun juga mampu mengantisipasi persoalan yang timbul nantinya, seperti LGBT dan masalah lainnya.

“Artinya, pemimpin Kota Padang ke depan harus memiliki visi dan misi pariwisata, bisnis dan paham dengan sosial budaya masyarakat di Kota Padang,” tegasnya.

Seperti diketahui, Hendri Septa sudah mendapatkan restu maju sebagai calon Wali Kota Padang. Tinggal ia memilih pasangannya untuk disandingkan dalam pesta demokrasi yang digelar November ini. Hidayat adalah kader Gerindra, partai yang ketua umumnya terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2024, dan berpengalaman 10 tahun mewakili Kota Padang di DPRD Sumbar.

Secara umum, Prof Busyra menilai Gerindra, Nasdem dan PKS adalah partai yang potensi dan pasti memiliki calon yang kuat daya tawar. “Saya melihat mereka memiliki jagoan masing-masing. Tinggal mereka mencari apakah jagoannya maju sebagai nomor satu atau dua,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh tokoh yang maju sebagai calon kepala daerah di Kota Padang. Masing-masing, sebutnya punya peluang. “November pemilihan. Minimal pada Agustus harus deklrasi pasangan,” tutupnya. (adv)

Editor : Adetio Purtama
#hidayat #hendri septa #Anggota DPRD Sumbar #calon Wali Kota Padang