Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Edukasi Warga Kembangkan Tanaman Obat Keluarga

Adetio Purtama • Sabtu, 27 Juli 2024 | 11:45 WIB

 

Tim PPK Ormawa UKM Penalaran Unand menggelar pembukaan Kampung Konservasi Toga di Batubusuak, Kelurahan Lambungbukit, Kecamatan Pauh, Padang beberapa waktu lalu. (DOK TIM PPK ORMAWA UNAND)
Tim PPK Ormawa UKM Penalaran Unand menggelar pembukaan Kampung Konservasi Toga di Batubusuak, Kelurahan Lambungbukit, Kecamatan Pauh, Padang beberapa waktu lalu. (DOK TIM PPK ORMAWA UNAND)
PADEK.JAWAPOS.COM—Tim PPK Ormawa UKM Penalaran Universitas Andalas (Unand) menggelar pembukaan Kampung Konservasi Toga di Batubusuak, Kelurahan Lambungbukit, Kecamatan Pauh, Padang beberapa waktu lalu.

Kampung Konservasi Toga ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dari program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang diselenggarakan di bawah naungan Kemdikbudristek, yang mana kegiatan ini dilaksanakan dari Juni sampai Oktober 2024 oleh tim pelaksana, yaitu PPK Ormawa UKM Penalaran Unand.

Kegiatan ini bertemakan ”Kultivasi Kampung Konservasi Toga (Tanaman Obat Keluarga) Guna Pemanfaatan Lahan Kosong dan Peningkatan Kesehatan Keluarga Mandiri di Kampung Batubusuk”

Dosen Pendamping PPK Ormawa apt. Najmiatul Fitria, S.Farm, M.Farm, Ph.D mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui Toga yang mana nantinya akan banyak rangkaian kegiatan ke depannya bersama masyarakat Batubusuak.

Diantaranya seminar Toga, pembentukan Toga Ranger’s (kelompok masyarakat dalam pengolahan Toga), pembuatan jamu atau minuman tradisional, pemasaran produk Toga, Toga Time (Penanaman Toga bersama masyarakat setiap bulannya), dan Café Jamu sebagai rumah produksi dari jamu dan minuman herbal nantinya.

Ia menambahkan, program kampung Konservasi Toga ini dilatarbelakangi oleh lahan kosong di Batubusuak yang tidak dimanfaatkan semestinya. Bahkan terdapat lahan yang telah terbengkalai, serta kondisi Kampung Batubusuk berdasarkan pada peta geografis secara umum menunjukkan tanah pada daerah penggunaan lahan hutan dan kebun campuran desa adalah inceptisol dan ultisol.

Acara pembukaan Kampung Konservasi Toga oleh Tim PPK Ormawa UKM Penalaran Unand dilaksanakan di SD Bustanul Ulum Semen Padang di Batubusuak, Kelurahan Lambungbukit.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tamu undangan seperti Direktur Kemahasiswaan Unand, Kepala UPTD Balai Pembibitan dan Agrowisata Dinas Pertanian Padang, Lurah Lambungbukit, Dosen Pendamping PPK Ormawa, Ketua UKM Penalaran Unand, Ketua RW Batubusuak, Ketua RT 001 Batubusuak, Ketua RT 002 Batubusuak, Ketua RT 003 Batubusuak, Ketua RT 004 Batubusuak.

Lurah Lambungbukit Andi Defriyan berterima kasih kepada tim Pelaksana PPK Ormawa, serta dukungan dari Unand yang telah melakukan kegiatan Kampung Korservasi Toga ini di Batubusuak. Kegiatan ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam pemberdayaan masyarakat melalui Toga yang dapat dikembangkan menjadi minuman herbal atau jamu.

Direktur Kemahasiswaan Unand Khandra Fahmy mengucapkan terima kasih kepada tim Pelaksana PPK Ormawa serta dosen pendamping yang telah menyelenggarakan kegiatan Kampung Konservasi Toga.

Ia berharap agar konservasi Toga ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses serta bermanfaat bagi masyarakat Batubusuak ke depannya.

Program Kampung Konservasi Toga di Batubusuak akan berjalan setiap minggunya dengan berbagai rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh Tim Pelaksana PPK Ormawa dari bulan Juni sampai Oktober nantinya tentunya dengan tujuan memberdayakan masyarakat Batubusuak dengan pemanfaatan Toga. (adt)

 

 

Editor : Adetio Purtama
#Kampung Konservasi Toga #Tanaman Obat Keluaraga #Universitas Andalas (Unand)