“Kita bersyukur, setiap tahunnya selalu ada mahasiswa PNP berhasil lulus mengikuti program dari Kemendikbudristek ini. Tahun 2024 ini, ada 4 orang mahasiswa PNP yang mengikuti IISMA,” ujar Wakil Direktur I PNP Revalin Herdianto PhD, di ruangannya, Kamis (29/8).
Menurut dia, khusus mahasiswa penempatan Italia dan Portugal, hal ini kali perdana. Mahasiswa PNP tersebut mengikuti program IISMA ini selama 6 bulan.
“IISMA ini merupakan program resmi dari Kemenristekdikti. Seluruh mahasiswa Indonesia ikut berkompetensi, mereka yang lulus pada program ini dibiayai penuh. Dari PNP ada belasan orang yang ikut seleksi, 4 orang berhasil lulus awardee IISMA 2024,” katanya pada kegiatan yang dihadiri Koordinator Bidang Kerja Sama Luar Negeri (KUI), Dony Marzuki dan ketua jurusan di PNP jurusan mahasiswa yang dilepas keberangkatannya mengikuti kuliah ke luar negeri tersebut.
Dia menambahkan, PNP sudah 4 tahun menjalankan program IISMA. Totalnya hingga saat ini telah 17 orang mahasiswa PNP yang mengikuti IISMA. Sebelumnya ada ke Inggris, Perancis, Jerman dan Korea Selatan. Sebelum kementerian melakukan lounching program IISMA setiap tahunnya, PNP telah melakukan seleksi dari awal.
“Mahasiswa yang mendaftar kita lakukan pembianaan, pelatihan bahasa, dan pendampingan kiat wawancara. Alhamdulillah tahun ini ada empat orang mahasiswa kita yang lulus mengikuti program IISMA,” jelasnya.
Menurut dia, IISMA Awardee PNP tahun ini adalah, Allya Yasmin Firdausha Litaay, Jurusan Akuntansi, Prodi D4 Akuntansi, Istituto Secoli, Italia. Berangkat 7 September 2024. Aufa Yuliansyah, Jurusan Teknologi Informasi, Prodi D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Yuan Ze University, Taiwan. Berangkat 3 September 2024.
“Muhammad Dwiky Alfira, Jurusan Teknologi informasi, Prodi D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Polytechnic University of Porto, Portugal, berangkat 6 September. Ihsan Fadillah, Jurusan D3 Teknik Elektro, ke The Hague Institute of Applied Science, Belanda, telah berangkat 24 Agustus lalu,” katanya.
Saat ini, juga ada dari PNP yang mengikuti Industrial Talents Education Special Program (INTENS) merupakan program dari Negara Taiwan yang bertujuan untuk memberikan beasiswa bersekolah Magister Terapan di negara Taiwan, dan satu orang mengikuti magang ke Taiwan.
“Supi Haris, jurusan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, magang 3 bulan di Yuan Ze University, berangkat 25 Agustus, dan Fuji Dwi Arni, Jurusan D3 Teknik Sipil, lanjut S1 ke Cheng Shiu University, berangkat 15 September,” ujarnya yang menyebutkan untuk program INTENS atau 2+1 ini totalnya sudah ada 15 orang mahasiswa mengikutinya. (r)
Editor : Adetio Purtama