PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Padang kembali menunjukkan kinerja prima menjelang akhir tahun 2024.
Sejarah baru kali ini datang dari sektor investasi yang menembus angka Rp 2,02 triliun pada semester pertama. Angka ini sudah melebihi target investasi per tahun Kota Padang dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) senilai Rp 1,904 triliun.
Pj Wali Kota Padang Andree Algamar mengatakan capaian sejarah baru itu tidak terlepas dari dukungan semua pihak di Kota Padang.
”Tidak pernah sebelumnya capaian nilai investasi kita khususnya untuk Penanaman Modal Dalan Negeri (PMDN) memenuhi target apalagi melebihi target. Kali ini nilai PMDN kita malah 2 kali lipat melebihi target. Dan itu baru catatan pada triwulan II saja. Capaian ini tentu tidak mungkin diperoleh tanpa dukungan semua pihak. Terima kasih kepada masyarakat kota, ninik mamak, para pelaku usaha dan aparatur Pemko Padang yang sudah berusaha mewujudkan capaian ini,” sebut Andree, kemarin.
Menurutnya, pencapaian kinerja penanaman modal ini mengindikasikan iklim investasi yang kondusif bagi para pelaku usaha dalam melaksanakan kegiatan penanaman modal di Kota Padang.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang Swesti Fanloni menjelaskan, ada dua target angka investasi bagi Kota Padang. Pertama target dari BKPM senilai Rp 1,904 triliun dan target RPJMD senilai Rp 1,003 triliun untuk PMDN dan PMA.
”Alhamdulillah, untuk saat ini, per triwulan II saja kita sudah melampaui kedua target tersebut. Baik target dari BKPM ataupun target di RPJMD. Dari Rp 1,003 triliun target di RPJMD, kita sudah mencapai Rp 2,025 triliun,” ujarnya.
Pencapaian target investasi ini disumbang oleh realisasi PMDN yang mencapai 247,33% di semester I ini. Ini signifikan jika dibandingkan dengan pencapaian PMDN semester I pada tahun 2023 yang hanya sebesar 30,15 %.
”Dan sesuai arahan Bapak Pj Wako, kita optimis nilai investasi di Kota Padang akan semakin meningkat menjelang tutup tahun,” tutupnya. (eri)
Editor : Adetio Purtama