Melalui edukiasi cuci tangan, Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) berkolaborasi dengan Lifebuoy menggelar Training of Trainer (ToT) Sekolah Sehat Cuci Tangan menggunakan sabun yang digelar di Aula BKOM PELKES Sumbar, Senin (18/11).
Pada kesempatan itu, Bendahara PDUI Pusat dr Mariani Shimizu mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan kali kedua yang dilaksanakan. Pada tahapan yang kedua ini dilaksanakan di beberapa sekolah di Sumbar dan beberapa daerah lainnya di luar Sumbar.
“Kami mengharapkan edukasi kesehatan dimulai dari anak-anak itu bisa membuat menjalani hidup lebih sehat dan ini akan berlanjut menjadi kebiasaan. Kemudian berkembang menjadi pola hidup yang lebih sehat untuk anak,” katanya.
Ia mengatakan, dari pembelajaran yang dimulai dari tingkat sekolah diharapkan juga akan terbawa hingga ke rumah dan keluarga.
Mariani menyebut, tujuan dimulai dari tahapan sekolah dikarenakan anak merupakan aset dari bangsa, di mana mereka mudah dibina untuk bagaimana menerapkan pola hidup sehat, salah satunya mencuci tangan.
“Diharapkan masyarakat akan semakin sehat, serta dapat mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Manajer Professional Marketing Skin Cleansing Unilever Indonesia dr Anissa Zakiroh yang turut hadir dalam kegiatan ini mengatakan, ToT tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan-kegiatan sekolah sehat Lifebuoy.
“Jadi setiap tahunnya, kami menargetkan menjangkau 1 juta anak di seluruh Indonesia untuk mendapatkan edukasi cuci tangan pakai sabun. Kami bekerja sama dengan PDUI, yang mana setiap tahunnya kita memilih 5 cabang. Nah tahun ini kita ke Jakarta, Manado, Padang, Makassar, dan Semarang,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, kegiatan ini adalah edukasi kepada guru-guru yang diharapkan nanti guru-guru tersebut bisa meneruskan edukasi cuci tangan pakai sabun kepada anak-anak di sekolah.
“Jadi nantinya setelah kegiatan ini, tetap harus ada kegiatan lanjutan lagi di sekolah masing-masing. Harapannya dengan kegiatan edukasi cuci tangan pakai sabun bisa menjangkau anak-anak di sekolah dan bisa menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa, sehingga mereka bisa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk peningkatan kesehatan masyarakat secara umum di masa depan,” ujarnya.
Sekretaris PDUI Sumbar dr Pudia M Indika menyebutkan, kegiatan ini diikuti 40 SD yang ada di Kota Padang. “Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Padang, Dinkes Padang turut hadir 40 orang guru dari perwakilan sekolah, di mana mereka merupakan sekolah yang membutuhkan program sekolah sehat ini,” ungkapnya.
Seperti yang lainnya, ia berharap agar kegiatan ini memberikan manfaat kepada para siswa nantinya untuk membiasakan gaya hidup sehat untuk mencuci tangan dengan sabun. (yud)
Editor : Adetio Purtama