Ketua Divisi Teknis KPU Padang Arset Kusnadi mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai tahapan dalam pelaksanaan Pilkada 2024.
Pada 26 November atau H-1 hari pencoblosan KPU Padang mulai melakukan pendistribusian logistik Pilkada seperti kotak suara yang di dalamnya berisi surat suara dan alat-alat yang digunakan dalam pencoblosan.
”Logistik Pilkada ini akan kita distribusikan dari Gudang KPU Jalan Bypass ke seluruh kantor kelurahan di Kota Padang,” ujar Arset saat Media Gathering Persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 bersama awak media di The ZHM Premiere Hotel Padang, Minggu (24/11).
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua KPU Kota Padang Dorri Putra, Komisioner KPU Padang Jefri Hariyanto, Randy Adi Tama dan Sekretaris KPU Agustian.
Arset melanjutkan, setelah tiba di kantor kelurahan logistik Pilkada langsung diantarkan ke masing-masing TPS. ”Jadi H-1 hari pemungutan suara logistik Pilkada sudah berada di masing-masing TPS,” jelas Arset.
Pada tanggal 23 November lalu, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sudah mulai menyalurkan surat C pemberitahuan (undangan pencoblosan) kepada pemilih.
Surat C pemberitahuan ini akan diterima oleh pemilih yang sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan orang yang terdaftar sebagai orang yang pindah memilih.
Untuk diketahui, DPT Kota Padang pada Pilkada 2024 ini ditetapkan sebanyak 665.126 orang. Terdiri dari jumlah pemilih laki-laki sebanyak 324.508 orang dan perempuan 340.618 orang.
”Apabila ada pemilih yang belum menerima surat C pemberitahuan, nanti bisa datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya,” tuturnya.
Kemudian, untuk jadwal pemungutan suara pada hari H yakni 27 November dimulai pada pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WIB.
”Pukul 07.00 KPPS sudah memulai aktivitas pemungutan suara, kecuali saksi atau pengawas TPS belum hadir bisa diundur selama 30 menit. Setelah itu, jika saksi atau pengawas TPS tidak hadir juga maka pemungutan suara akan dilanjutkan,” bebernya.
Khusus pukul 12.00-13.00 akan difasilitasi pemilih yang tidak terdaftar di dalam DPT ataupun yang tidak terdaftar dalam pemilih pindahan.
Mereka yang tidak terdaftar dalam DPT ini biasanya pemilih pemula yang baru memiliki KTP menjelang hari pemungutan suara atau setelah penetapan DPT.
”Nanti mereka bisa datang ke TPS dengan membawa KTP. Syaratnya mereka hanya bisa memilih di lokasi domisili sesuai alamat KTP,” jelasnya.
Selain TPS yang ada di masyarakat, pihaknya juga menyediakan TPS khusus yakni 2 TPS di LP Muaro, 2 TPS di LP Anakaia, 1 TPS di tahanan khusus perempuan dan 1 TPS Panti Sosial Kalumbuk.
Selain TPS khusus, juga ada tempat-tempat tertentu yang bisa dilayani oleh petugas KPPS. Seperti tahanan polisi di Polda, Polres, Polsek serta rumah sakit-rumah sakit yang terdata di KPU yakni RS Unand dan RS HB Saanin.
”Mereka yang berada di tahanan ataupun di rumah sakit nanti akan didatangi oleh petugas KPPS agar mereka bisa menyalurkan hak suaranya. Waktunya 1 jam menjelang waktu pemungutan suara berakhir,” tuturnya.
Untuk penghitungan suara akan dilakukan pada pukul 14.00. Penghitungan suara ini dimulai dari penghitungan suara pemilihan gubernur lalu wali kota.
Setelah penghitungan suara selesai ada C hasil atau C pleno sebagai alat bukti. Dimana nantinya bisa difoto atau didokumentasikan oleh siapa saja yang berada di TPS. Dengan syarat semua sudah menandatangani atau menyatakan penghitungan suara selesai.
Setelah penghitungan suara di tingkat TPS selesai, semua logistik dan hasil penghitungan suara di TPS langsung diantarkan ke kantor kecamatan. Karena esoknya tanggal 28 November akan dilakukan rekapitulasi tingkat kecamatan secara serentak. Sedangkan tingkat Kota Padang direncanakan dimulai pada tanggal 3 Desember 2024.
”Kita menargetkan rekapitulasi di tingkat kecamatan ini maksimal selama tiga hari,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Padang Dorri Putra mengungkapkan berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut berjalan lancar.
KPU Padang juga berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara nanti.
”Kami mengajak seluruh warga Kota Padang untuk menggunakan hak pilihnya dan berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi ini. Mari kita sukseskan Pilkada 2024 dengan semangat demokrasi yang bermartabat,” ajaknya.
Ia juga mengajak awak media untuk ikut berperan dalam meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada 2024 agar masyarakat datang ke TPS.
”Kami menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kawan-kawan media yang telah membersamai kami di setiap tahapan Pilkada. Tanpa peran kawan-kawan media, tentu informasi Pilkada tidak akan sampai ke masyarakat dengan baik,” ucapnya. (eri)
Editor : Adetio Purtama