Namun karena turun hujan deras Senin malam (2/12), maka pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Air Baku di Ulugadut, gagal dilakukan.
“Hal ini karena letak pipa dan lokasi pekerjaan berada di bibir sungai. Karena itu, pekerjaan ini dilanjutkan Selasa 3 Desember 2024 sampai Kamis kemarin. Selama pekerjaan berlangsung terjadi gangguan pengaliran air kepada pelanggan di sejumlah area,” ujar Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zen, Kamis (5/12).
Ia merinci, area terdampak yang airnya mati, antara lain, Perumnas Cubadak Indarung. kompleks Unand Blok B dan Blok D Ulugadut, Blok B dan Blok D, PT Indomex, Kotolalang, Darma Panda Green Mutiara, Kompleks Ampera, Kompleks Dangau Taduh, Kompleks Kehakiman, Kompleks Agro belakang PLN lama Rimbodata
Sedangkan area pelayanan yang aliran airnya kecil, yakni Kompleks Aru, Kompleks Kampung Tanjung Aru, Pampangan.
Kemudian Kompleks Jala Utama Paraklaweh, Kompleks Indo Vila , Puri Lestari, Batungtaba, Banuaran, Pampangan, Jalan Sutan Shahrir, Kotokacik dan Kompleks Jondulrawang.
Area pelayanan dari pipa kolektor antara lain, Pilano Parakkarakah, Andalas Makmur, Pola Mas, tepi Banjir Kanal Simpang Haru, Lubuklintah, Kompleks Keyzana, Kampung Baru Kalawi, Karangganting, Jalan, Ampang dan Baluka.
“Pekerjaan masih berlanjut dan baru selesai penyambungan 1 pipa. Insya Allah besok selesai. Semoga cuaca bersahabat,” harapnya.
Ardhie tak henti mengimbau kepada pelanggan agar mencadangkan air untuk persediaan jika sewaktu-waktu air mati karena gangguan teknis dan faktor cuaca. “Kami selalu mengimbau pelanggan agar menyetok air dalam wadah yang besar untuk persediaan dan kebutuhan sehari-hari bila terjadi gangguan distribusi air,” imbaunya. (eni)
Editor : Adetio Purtama