Kepala Bidang Operasi (Kabid Ops) dan Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan api pertama kali terlihat sekitar pukul 07.48 WIB.
"Seorang saksi mata melihat percikan api muncul dari dalam gudang rongsokan sebelum akhirnya membesar dan menjalar ke bengkel motor di sebelahnya," kata Rinaldi.
Begitu menerima laporan pada pukul 07.48 WIB, tim pemadam kebakaran langsung bergerak cepat. Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 07.53 WIB.
"Dalam penanganan kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dengan total 75 personel. Proses pemadaman berlangsung selama satu jam dan berhasil diselesaikan pada pukul 08.53 WIB," jelasnya.
Gudang rongsokan yang terbakar merupakan milik Riki, 40, seorang pengusaha swasta, sementara tanah tempat bangunan tersebut berdiri dimiliki oleh Irawan, 60.
"Area yang terbakar mencakup luas sekitar 20x10 meter persegi. Meski api berpotensi menjalar ke area seluas 50x60 meter persegi dan mengancam tujuh bangunan di sekitarnya, upaya pemadaman yang cepat berhasil menyelamatkan aset senilai Rp2 miliar," terangnya.
Meskipun tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta.
"Lokasi kebakaran yang berada di tepi jalan protokol memudahkan akses tim pemadam kebakaran, sehingga api dapat segera dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan-bangunan sekitar," tambah Rinaldi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti pemicu terjadinya kebakaran. (*)
Editor : Hendra Efison