Salah satu contoh nyata dari upaya renovasi ini adalah Pasar Raya Fase VII Kota Padang yang baru saja selesai dibangun. Fase VII Pasar Raya ini juga telah menjadi lokasi bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di sekitar area pasar.
Dengan adanya pemindahan ini, banyak pedagang yang merasakan dampak positif, meskipun beberapa di antaranya masih merasakan kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan kondisi baru.
Budi Yanda, seorang pedagang aksesoris HP di lantai 1 Pasar Raya Fase VII, mengungkapkan bahwa meskipun jumlah pembeli di kiosnya meningkat, namun omsetnya masih jauh di bawah yang ia dapatkan ketika berjualan di pinggir jalan.
"Kalau dulu bisa dapat omset hingga Rp 800 ribu se hari. Sekarang malah tidak sampai Rp500 ribu," keluh Budi Yanda.
Meskipun demikian, ia tetap berharap pemerintah dapat melakukan promosi besar-besaran untuk menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Pedang aksesoris di lantai 2, Rahman Sutanto juga mengakui kekecewaannya. Menurutnya, masyarakat enggan untuk berbelanja ke lantai dua karena akses tangga yang dianggap melelahkan dan kurang terlihat dari area utama pasar.
"Mungkin mereka lelah karena akses jalan ke sini kan mendaki menggunakan tangga. Akibatnya, kami yang di lantai dua ini masih sepi pembeli, kadang hanya satu atau dua orang saja yang singgah," ungkapnya.
Sepinya pembeli berdampak langsung pada penghasilannya. Ia mengaku hampir tidak memperoleh keuntungan sejak pindah ke lokasi baru.
Begitu juga Rahmawati, pedagang mukena dan perlengkapan muslimah lainnya. Ia merasa penurunan jumlah pembeli sangat signifikan setelah menempati Los di lantai dua Pasaraya fase VII.
"Kalau sekarang bisa dikatakan hampir tidak ada pembeli. Mungkin orang malas mendaki tangga untuk sampai ke lantai dua," jelasnya.
Dia mengaku sejak pindah ke lokasi tersbut, pendapatnya turun hingga 60 persen. Untuk itu dia berharap pemerintah segera mencari solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Mereka meminta adanya langkah-langkah konkret yang dapat menarik perhatian pembeli untuk naik ke lantai dua.
Salah satunya dengan memperbaiki akses menuju lantai dua dengan menggunakan lift atau eskalator disamping juga melakukan promosi-promosi ke luar agar fase VII menjadi ramai dan membuat masyarakat tertarik untuk berbelanja di fase VII.
"Kami berharap pemerintah bisa membantu agar pembeli lebih tertarik datang ke lantai dua. Kalau seperti ini terus, kami tidak tahu harus bagaimana mencari nafkah," tambah Rahman.
Pengunjung Merasa Nyaman
Darliana, seorang pengunjung pasar yang datang pada waktu yang berbeda, menyampaikan bahwa dia sangat mengapresiasi kebersihan dan kerapian Pasar Raya Fase VII.
"Saya ke sini hanya melihat-lihat saja, dan jika ada barang yang sesuai dengan kebutuhan, saya beli. Pasar ini sangat bersih dan rapi. Kami sangat menyukai kebersihan dan kerapian pasar ini dibandingkan dengan pasar sebelumnya," ungkap Darliana.
Namun, ia juga berharap ada penambahan fasilitas seperti toilet dan petunjuk arah agar pengunjung merasa lebih nyaman.
Hal serupa disampaikan oleh Silviani Saputri yang merasa nyaman dengan tatanan baru pasar. "Saya lebih menyukai pasar yang baru ini karena sudah sangat bersih dan terlihat seperti pasar di kota-kota besar," ujar Silviani.
Kebersihan dan kenyamanan menjadi salah satu faktor utama yang membuat pengunjung merasa betah berada di pasar tersebut. Namun, kebutuhan akan fasilitas umum yang lebih lengkap juga menjadi harapan banyak pengunjung.
Di sisi lain, Yulianti, seorang pedagang sepatu di lantai 2 Pasar Raya Fase VII, justru merasakan keuntungan dari pemindahan ini. "Alhamdulillah, toko kami jadi lebih ramai. Dulu pembeli kami hanya sedikit, tapi sekarang bisa lebih banyak setiap harinya," katanya.
Yulianti juga mengapresiasi langkah pemerintah Kota Padang yang merapikan pasar dan menyediakan kios yang lebih tertata rapi, sehingga para pedagang tidak lagi perlu berebut tempat untuk berjualan.
Selain itu, banyak pedagang yang merasa lebih nyaman dan tenang berjualan di pasar yang baru ini. Sebelumnya, mereka harus berjualan di badan jalan yang tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas tetapi juga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengendara dan pejalan kaki.
Adanya pasar yang lebih terorganisir, mereka merasa lebih lega dan dapat berjualan dengan lebih tenang. Meskipun demikian, ada beberapa fasilitas yang dirasa masih perlu diperbaiki, salah satunya adalah ketersediaan toilet yang memadai dan petunjuk arah yang jelas untuk pengunjung.
Optimistis Bisa Ramai
Syahendri Barkah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, memberikan klarifikasi terkait kondisi Pasar Raya Fase VII yang kini sudah mulai difungsikan. Menurutnya, meskipun pasar ini baru beroperasi, pihaknya optimis pasar ini akan semakin ramai setelah diresmikan. "Kami berharap para pedagang bisa menyesuaikan diri dengan lapak baru mereka yang lebih tertata rapi," kata Syahendri.
Pemerintah Kota Padang berharap agar para pedagang dapat menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar, sehingga suasana pasar tetap terjaga dengan baik. Mengenai keluhan penurunan omset yang dirasakan beberapa pedagang, Syahendri menilai hal tersebut adalah bagian dari proses penyesuaian. "Pembeli membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lokasi baru ini," tambahnya.
Dalam menghadapi keluhan tersebut, pemerintah Kota Padang menekankan pentingnya kerja sama antara pedagang dan pengunjung untuk menjaga ketertiban pasar. Pemerintah berharap agar Pasar Raya Fase VII tidak hanya memberikan manfaat bagi pedagang, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman.
"Kerja sama yang baik antara pedagang, pengunjung, dan pemerintah akan membuat pasar ini semakin berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kota Padang," ujar Syahendri.
Secara keseluruhan, Pasar Raya Fase VII di Kota Padang menjadi simbol baru bagi perbaikan pasar tradisional yang lebih modern dan tertata. Dengan adanya renovasi dan penataan yang lebih baik, diharapkan pasar ini dapat menjadi pusat perekonomian yang lebih efisien dan memberikan kenyamanan bagi semua pihak. Pemerintah Kota Padang juga berharap bahwa pasar ini akan terus berkembang, menjadi lebih ramai, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.(shy)
Editor : Hendra Efison