Setiap penerima manfaat mendapatkan paket sembako senilai Rp135 ribu dengan hanya membayar Rp50 ribu. Program ini bertujuan meringankan beban masyarakat di bulan suci Ramadhan.
Kajati Sumbar, Yuni Daru Winarsih, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan bertajuk "Terang Berkah Ramadhan" ini merupakan bentuk kepedulian PLN dan Kejati terhadap masyarakat.
"Menjadi kebahagiaan dan syukur bagi kami, di bulan penuh berkah ini dapat berbagi rezeki dengan masyarakat. Semoga bermanfaat dan menjadi simbol kepedulian kita bersama," ujarnya.
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menambahkan bahwa pembagian sembako murah ini sejalan dengan program ketahanan pangan pemerintah serta Sustainable Development Goals (SDGs) 2, yaitu mengupayakan Tidak Ada Kelaparan (Zero Hunger).
"Ramadhan adalah momentum berbagi dan saling membantu. Kami bersyukur mendapat kesempatan untuk menyalurkan sembako murah kepada masyarakat Sumbar," kata Ajrun.
Dana yang terkumpul dari pembayaran paket sembako ini akan digunakan kembali untuk biaya tambah daya listrik gratis atau penyambungan baru bagi fasilitas umum seperti masjid, pondok pesantren, panti asuhan, dan posyandu dengan total daya maksimal 5500 VA.
Kajati Sumbar mengapresiasi inisiatif PLN UID Sumbar dalam program ini. "Langkah PLN UID Sumbar sangat positif dan layak diapresiasi. Semoga PLN terus jaya dan tetap andal dalam menerangi Sumbar serta semakin giat membentuk program kebaikan. Setelah acara ini, tim Kejati siap menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan," tutupnya.(*)
Editor : Hendra Efison