Berdasarkan laporan sementara dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, laporan kejadian diterima pada pukul 21:50 WIB. Tim pemadam kebakaran segera bergerak cepat setelah menempuh jarak sekitar 4 kilometer.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa objek yang terbakar adalah gudang dan kantor ACP Akrilik.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat diketahui secara pasti," ungkapnya berdasarkan data yang diterima padek.jawapos.com.
Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat berasal dari kamar karyawan ACP Akrilik Interior. Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Lokasi kebakaran berada di kawasan padat perumahan dengan akses jalan yang sempit, sehingga menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk menjangkau titik api.
"Namun, tim pemadam kebakaran tetap berupaya maksimal untuk memadamkan api dan mencegah perluasan area kebakaran," ungkapnya.
Hasil pendataan sementara, kebakaran ini mengakibatkan kerusakan berat pada satu petak gudang, satu petak kantor, tujuh unit mobil, dan tiga unit truk.
"Kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Meskipun demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp5 miliar," papar Rinaldi.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Total area yang terdampak diperkirakan seluas 500 meter persegi, dengan sekitar 10 bangunan di sekitarnya yang berpotensi terkena dampak kebakaran.
"Pemilik gudang diketahui bernama Omar (42), seorang pengusaha swasta," jelas Rinaldi.
Untuk mengatasi kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan 12 unit armada pemadam kebakaran dengan total personil sekitar 100 orang. "Selain petugas damkar, aparat kepolisian juga turut hadir di lokasi kejadian untuk membantu pengamanan dan evakuasi," pungkasnya. (*)
Editor : Hendra Efison