Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Skateboard Jadi Daya Tarik Baru Pantai Padang, Ini Kata Mereka

Silvina Fadhilah • Sabtu, 26 April 2025 | 09:06 WIB

Lapangan skate yang dibangun di dekat bibir Pantai Padang, kini selalu ramai, khususnya setiap sore hingga malam hari. (Foto: Silvina/Padeks)
Lapangan skate yang dibangun di dekat bibir Pantai Padang, kini selalu ramai, khususnya setiap sore hingga malam hari. (Foto: Silvina/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kawasan Pantai Padang terus bertransformasi. Tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata laut, angin sepoi-sepoi, dan panorama matahari terbenam, kini area ini juga menjelma menjadi pusat kegiatan olahraga skateboard dan sepatu roda.

Lapangan skate yang dibangun di dekat bibir pantai kini selalu ramai, khususnya setiap sore hingga malam hari.

Lapangan ini menjadi ruang ekspresi baru bagi anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang hobi bermain skateboard. Selain bermain, banyak di antara mereka datang untuk belajar, berbagi ilmu, hingga bersosialisasi.

Abizar (19), salah satu skater muda yang rutin bermain di lapangan tersebut, mengaku senang dengan hadirnya fasilitas ini. Sebelum dibangunnya arena skate, mereka hanya bermain di trotoar atau jalan sepi.

“Sekarang sudah ada tempat yang memang dibuat untuk main skate, jadi lebih nyaman dan aman,” ujar Abizar yang baru saja berhasil menguasai beberapa trik seperti Ollie, Shuvit, Kickturn, dan Kickflip.

Baginya, bermain skateboard adalah lebih dari sekadar hobi—ini adalah ruang ekspresi dan cara melepas stres. “Kalau sudah main, rasanya bebas. Jatuh, bangun, terus belajar sampai bisa,” tambahnya, Jumat pagi (25/4/2025).

Mendorong Komunitas dan Wisata Olahraga

Kawasan Pantai Padang memang sedang berbenah, mengembangkan potensi wisata olahraga yang dapat merangkul generasi muda. Lapangan skate ini menjadi magnet tersendiri, tidak hanya bagi pemain lokal, tetapi juga wisatawan luar kota yang penasaran melihat aksi para skater.

Anak-anak yang belum memiliki papan sendiri bisa menyewa dari komunitas lokal. Banyak juga orang tua yang datang menemani anak-anaknya, memberikan dukungan, bahkan membantu saat anak mereka jatuh.

“Di sini nggak ada senioritas. Semua saling bantu, apalagi kalau ada yang baru belajar,” ujar Abizar.

Ia berharap pemerintah atau sponsor bisa mengadakan event kecil atau pelatihan bersama atlet profesional untuk meningkatkan semangat dan prestasi anak muda Padang.

Pemandangan menarik lainnya adalah kehadiran pemain perempuan seperti Ratu (13), yang sudah bermain skateboard sejak usia lima tahun.

“Papa yang dulu pertama ngajarin. Sekarang mainnya sudah nggak sendiri lagi, banyak teman. Rasanya seperti punya keluarga baru,” ungkap Ratu.

Menurutnya, skate bukan hanya untuk laki-laki. “Perempuan juga bisa. Malah sekarang banyak cewek yang keren banget mainnya,” katanya penuh semangat.

Meningkatkan Kualitas Lingkungan Sosial

Bagi pengunjung seperti Aulia Erfina (22), kehadiran lapangan skate ini membuat suasana Pantai Padang lebih hidup. “Sambil duduk menikmati sore, kita bisa lihat anak-anak bermain dengan semangat. Seru dan positif,” tuturnya.

Aulia menilai arena ini bisa menjadi alternatif kegiatan positif anak-anak, menjauhkan mereka dari aktivitas negatif.

Ia berharap fasilitas seperti lampu penerangan, tempat duduk, toilet umum, serta papan informasi tata tertib penggunaan lapangan bisa ditingkatkan agar pengunjung lebih nyaman.

Keberadaan lapangan ini juga mendorong tumbuhnya komunitas skate yang solid. Mereka aktif berkumpul, saling mengajari teknik dasar, berbagi peralatan, hingga menggelar kegiatan sosial.

Meski sederhana, lapangan skate di Pantai Padang telah membuka ruang aman dan menyenangkan bagi generasi muda untuk berkreasi, bersosialisasi, dan berkembang melalui olahraga.(cr1)

Editor : Hendra Efison
#Ini Kata Mereka #pantai padang #Skateboard Jadi Daya Tarik Baru