Tahap awal program akan dilaksanakan melalui satu dapur utama yang berlokasi di Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur.
Kepala Regional SPPI BGN Sumbar, Rahmad Ikhsan, mengatakan bahwa pelaksanaan program ini tinggal menunggu kelengkapan administrasi dari pemerintah pusat.
"Mudah-mudahan di Padang akan berjalan tanggal 19 Mei, tapi ini tidak menutup kemungkinan diundur lagi untuk pelaksanaannya," kata Rahmad Ikhsan, Jumat (16/5/2025), usai Rapat Koordinasi Pelaksanaan MBG bersama Wakil Wali Kota Padang.
Rahmad menjelaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Padang telah siap secara teknis. Namun, keterlambatan pengurusan virtual account dari pusat menyebabkan pelaksanaan yang awalnya direncanakan pada 5 Mei tertunda.
"Kita harapkan yang di Parak Karakah dapat berjalan tanggal 19 Mei nanti," harapnya.
Jika berjalan sesuai rencana, sebanyak 3.487 warga akan menerima manfaat MBG, terdiri dari 3.365 anak sekolah serta 122 ibu hamil dan menyusui.
Dapur di Kubu Dalam Parak Karakah telah diverifikasi kelayakannya oleh BGN dan Dinas Kesehatan Kota Padang, termasuk peralatan memasak yang dinyatakan lengkap dan siap digunakan.
Program MBG merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk memenuhi kebutuhan gizi harian masyarakat rentan, terutama anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengatakan bahwa Rakor yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota menghadirkan berbagai pihak terkait guna memastikan pelaksanaan MBG berjalan optimal.
"Pada Rakor ini juga hadir akademisi, petugas-petugas yang ikut terlibat dalam MBG ini, dengan begitu kita harapkan MBG akan dapat berjalan dengan baik," ujar Maigus.
Turut hadir dalam Rakor tersebut di antaranya Kepala BBPOM Padang, Kepala Bulog Wilayah Sumatera Barat, SPPG mitra BGN, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Padang.(*)
Editor : Hendra Efison