Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kerugian Kebakaran Pabrik Karet di Padang Usai Penanganan Senin Dini Hari

Randi Zulfahli • Senin, 19 Mei 2025 | 10:22 WIB

Kebakaran pabrik karet PT Teluk Luas di Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kota Padang, Minggu (18/5/2025) siang berhasil dipadamkan Senin dini hari tadi. (Foto Gumilangjalanjalan).
Kebakaran pabrik karet PT Teluk Luas di Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kota Padang, Minggu (18/5/2025) siang berhasil dipadamkan Senin dini hari tadi. (Foto Gumilangjalanjalan).
PADEK.JAWAPOS.COM–Kebakaran dahsyat melanda pabrik karet milik PT Teluk Luas di Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kota Padang, pada Minggu (18/5/2025) sekitar pukul 12.22 WIB.

Kobaran api yang melalap dua gudang pabrik berhasil dipadamkan oleh ratusan petugas gabungan dari berbagai instansi pada Senin (19/5/2025) dini hari.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa laporan mengenai kebakaran diterima pihaknya pada pukul 12.22 WIB.

Armada pemadam kebakaran tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 12.30 WIB, hanya delapan menit setelah laporan diterima.

"Proses pemadaman berlangsung cukup lama dan baru dinyatakan selesai pada Senin dini hari pukul 00.46 WIB. Jarak tempuh dari markas Komando Damkar ke lokasi kejadian diperkirakan mencapai enam kilometer," kata Rinaldi.

Menurut Rinaldi, seorang saksi mata melihat api berkobar di dalam salah satu gudang yang berisi material karet. Saksi tersebut kemudian dengan sigap melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Damkar Kota Padang.

"Penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang," jelas Rinaldi.

Akibat insiden ini, dua gudang pabrik dengan luas total sekitar 220 meter persegi ludes terbakar. Meskipun demikian, berkat kesigapan petugas, empat gudang karet lainnya dengan perkiraan nilai aset sekitar Rp10 miliar berhasil diselamatkan dari amukan api.

"Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp7 miliar," ujar Rinaldi.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Sebanyak 11 kepala keluarga dengan total 200 karyawan yang berada di sekitar lokasi kejadian juga tidak memerlukan evakuasi.

Petugas pemadam kebakaran menghadapi sejumlah tantangan di lokasi kejadian, di antaranya adalah ramainya masyarakat yang menyaksikan dan akses jalan menuju pabrik yang sempit.

"Sebanyak 35 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran api ini, dengan melibatkan total 300 personel gabungan dari berbagai instansi," ungkap Rinaldi.

Selain dari Damkar Kota Padang, bantuan juga datang dari berbagai unit pemadam kebakaran lainnya, termasuk Damkar Pelindo, Damkar Kota Pariaman, Damkar Kabupaten Padangpariaman, Damkar Padangpanjang, Damkar Kota Solok, Damkar Bukittinggi, Damkar Kota Payakumbuh, Damkar Tanahdatar, Damkar Kabupaten Solok, Damkar Kota Sawahlunto, dan Damkar Semen Padang.

Selain itu, sejumlah instansi lain turut membantu dalam penanganan kebakaran ini, di antaranya TNI Angkatan Laut (AL), Palang Merah Indonesia (PMI), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta pihak kecamatan setempat.

Pemilik pabrik karet yang terbakar diketahui bernama Johan, seorang pengusaha berusia 65 tahun. Sementara itu, saksi mata yang pertama kali melihat kobaran api adalah Sumita Dewi, seorang petugas cleaning service berusia 45 tahun.

Pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran yang menimbulkan kerugian besar ini.(*)

Editor : Hendra Efison
#Api Padam Senin Dini Hari #PT Teluk Luas #Kerugian Kebakaran Pabrik Karet di Padang