Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Padang Salurkan Bantuan Benih Sayur untuk 50 Kelompok Wanita Tani

Hendra Efison • Jumat, 23 Mei 2025 | 06:00 WIB

Wawako Padang Maigus Nasir didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, serahkan bibit sayur kepada 50 KWT, Kamis (22/5/2025).
Wawako Padang Maigus Nasir didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, serahkan bibit sayur kepada 50 KWT, Kamis (22/5/2025).
PADEK.JAWAPOS.COMPemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pertanian serta perikanan kepada 50 Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 6 Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Pantai Pasir Jambak, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/5/2025).

Rincian Bantuan Pertanian dan Perikanan:

Bantuan benih sayur disalurkan untuk 50 KWT, yang tersebar di tiga wilayah BPP: Koto Tangah (18 KWT), Nanggalo (12 KWT), dan Marapalam (20 KWT). Jenis benih yang dibagikan antara lain:

Sementara itu, Poklahsar yang menerima bantuan sarana perikanan adalah:

Dalam sambutannya, Maigus menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Melayani yang mendukung program nasional penanganan daerah rawan pangan.

“Pemerintah Kota Padang tidak hanya ingin membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi rumah tangga yang mandiri,” ujar Maigus.

Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga. “Kalau hari ini kita mulai dengan menanam dan mengolah untuk kebutuhan dapur sendiri, maka besok kita harus mampu menjadikannya sebagai sumber penghasilan. Inilah semangat Padang Melayani, hadir dan bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

Tujuan Program: Ketahanan dan Kemandirian Pangan

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menyampaikan bahwa program ini selaras dengan prinsip konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

“Program ini mendukung konsumsi pangan B2SA serta menjadi bagian dari strategi penanganan daerah rawan pangan. Harapannya, kelompok-kelompok ini mampu meningkatkan produktivitas, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk menambah pendapatan keluarga,” jelas Alfiadi.

Ia menambahkan bahwa program tidak berhenti pada distribusi bantuan. “Tujuan akhir dari program ini adalah kemandirian. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kami optimis kelompok-kelompok ini bisa tumbuh menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi pangan lokal,” pungkasnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang #Kelompok Wanita Tani (KWT) #Benih Sayur