Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Baznas RI Luncurkan Z-Auto dan Microfinance Masjid di Padang, Ini Penjelasannya

Hendra Efison • Jumat, 30 Mei 2025 | 10:30 WIB

Wakil Wako Padang Maigus Nasir ikut serahkan Baznas Microfinance Masjid, di Kantor Baznas Kota Padang.
Wakil Wako Padang Maigus Nasir ikut serahkan Baznas Microfinance Masjid, di Kantor Baznas Kota Padang.
PADEK.JAWAPOS.COM—Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Noor Achmad, secara resmi meluncurkan dua program pemberdayaan ekonomi, yaitu Z-Auto dan Baznas Microfinance Masjid, di Kantor Baznas Kota Padang.

Program ini dirancang untuk membantu mustahik sekaligus mendukung program unggulan Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam penguatan ekonomi berbasis masjid.

Peluncuran program ini menjadi tonggak baru dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui zakat produktif. Z-Auto merupakan inisiatif pembiayaan mikro yang menyasar mustahik agar mampu menjadi pelaku usaha mandiri.

Program ini memfasilitasi pelatihan dan pendampingan usaha bengkel sepeda motor, memanfaatkan tingginya permintaan terhadap layanan otomotif roda dua.

“Kami ingin zakat tak hanya bersifat konsumtif, tapi menjadi alat pemberdayaan. Mustahik harus dibekali keterampilan agar mampu mandiri. Z-Auto hadir sebagai solusi ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Noor Achmad saat memberikan sambutan, Rabu (28/5/2025) malam.

Sementara itu, program Baznas Microfinance Masjid telah mulai disalurkan sejak Maret 2025 dan hingga kini telah menjangkau 33 penerima manfaat.

Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan UMKM di lingkungan masjid, memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.

“Kolaborasi seperti ini adalah wujud nyata upaya kita dalam mengentaskan kemiskinan secara sistematis. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kebangkitan ekonomi umat,” tambah Noor Achmad.

Dalam kesempatan yang sama, Noor juga menyampaikan bahwa Baznas saat ini telah menghimpun dana zakat sebesar Rp1,2 triliun dari target nasional Rp15 triliun pada 2025.

Dana tersebut dikelola secara etis dan transparan untuk mendukung berbagai program pemberdayaan, termasuk Z-Auto dan Microfinance Masjid yang telah berjalan di beberapa daerah seperti Padang, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jakarta.

Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, Baznas memegang peran penting dalam mengelola zakat nasional secara terorganisir untuk mendorong pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Noor menegaskan, zakat bukan hanya kewajiban illahi, melainkan juga sarana strategis membangun kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan tepat.

Wakil Wako Padang, Maigus Nasir, turut hadir dan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Baznas RI. Ia menilai program ini selaras dengan Program Unggulan Smart Surau yang digagas Pemko Padang, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.

“Z-Auto dan Microfinance Masjid merupakan bagian dari visi kami untuk menciptakan UMKM Naik Kelas. Bantuan ini bukan sekadar dana, tetapi membuka peluang agar masyarakat bisa mengembangkan potensi diri. Harapannya, usaha kecil bisa berkembang menjadi usaha besar,” kata Maigus.

Peluncuran ini menandai kolaborasi erat antara Baznas RI dan pemerintah daerah dalam menjadikan masjid sebagai episentrum transformasi sosial dan ekonomi. Dengan program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang keluar dari kemiskinan dan menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri.(*)

Editor : Hendra Efison
#Baznas RI #UMKM Berbasis Masjid #Ini Penjelasannya #Microfinance Masjid #Z Auto