Dalam kunjungan tersebut, Fadly Amran mengingatkan pentingnya gerakan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.
Ia mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Ke depannya tentu harus lebih masif lagi bagaimana masyarakat bisa memilah sampah di rumah masing-masing. Kota ini tidak akan pernah bersih kalau masyarakat tidak terlibat langsung menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Fadly.
Selain masalah lingkungan, Wali Kota menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di Kota Padang akan dilakukan secara bertahap dan terukur.
Menurutnya, kunjungan ke lapangan bukan sekadar mendengar aspirasi, tapi juga merancang langkah konkret dalam realisasi pembangunan.
“Kita hadir ke lapangan bukan sekadar menerima aspirasi, tapi juga memikirkan langkah konkret realisasinya. Semua akan kita angsur perlahan-lahan tapi pasti, dan diupayakan tuntas dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly menyampaikan komitmen pemko mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah dan pencapaian target nol kawasan kumuh dalam lima tahun ke depan.
“Kami berbahagia karena Presiden konsisten dengan program unggulannya. Di Padang sudah mulai berjalan, dan kami berkomitmen nol wilayah kumuh dalam lima tahun ini,” ungkapnya.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait genangan air, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan terhadap titik-titik kritis drainase di wilayah tersebut.
Kunjungan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kota Padang, Erianto, Ketua LPM Kota Padang, Irwan Basyir Dt. Rajo Alam, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Fadelan Fitra Masta, Camat Kuranji Rido Satria, Lurah Kuranji, serta tokoh masyarakat setempat.(*)
Editor : Heri Sugiarto