Informasi ini disampaikan Wakil Komandan Lantamal II Padang, Kolonel Laut (P) Mulyadi, dalam audiensi bersama Wali Kota Padang Fadly Amran di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (25/6/2025).
"Para taruna perwira muda akan melakukan pelayaran menggunakan KRI Bima Suci dalam operasi muhibah, Port Visit, dan latihan praktek Kartika Jala Krida Taruna AAL," ujar Kolonel Mulyadi.
Menurutnya, program APCS bertujuan memperkuat hubungan antar Taruna Angkatan Laut negara-negara ASEAN dan mitra non-ASEAN melalui pertukaran budaya dan wawasan.
KRI Bima Suci akan membawa 274 personel yang terdiri dari 108 Taruna AAL, 47 kadet internasional, serta 105 kru dan pendamping dari Staf Operasi dan Latihan TNI AL.
Selama berada di Padang, rombongan akan mengikuti serangkaian kegiatan seperti kirab kota, sport activity, city tour, penyuluhan, open ship, edukasi, dan courtesy call. Lokasi utama kegiatan akan berpusat di Pelabuhan Teluk Bayur.
"Menariknya, kunjungan ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356. Kami ingin mengkolaborasikan kegiatan ini agar berdampak positif bagi pembangunan dan promosi kota," kata Kolonel Mulyadi.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut positif kedatangan KRI Bima Suci. Ia berharap agenda APCS 2025 dapat disinergikan dengan rangkaian HJK ke-356 Kota Padang.
"Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk menyemarakkan HJK, mulai dari ICCN, pawai telong-telong, pesta rakyat, Gowes Siti Nurbaya Adventure, hingga Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI)," ungkap Fadly.
Ia menambahkan bahwa ICCN dan DMDI akan menghadirkan tokoh-tokoh Melayu dan pemuda dari Asia Tenggara, sehingga menjadi peluang besar untuk mendongkrak kunjungan ke Kota Padang.
Rute pelayaran KRI Bima Suci meliputi Surabaya – Jakarta – Padang – Penang (Malaysia) – Sattahip (Thailand) – Brunei Darussalam – Tarakan – Makassar – Surabaya.
Audiensi ini juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Yudi Indra Syani, Kepala Dispora Alfriadi, Sekretaris Disdikbud Nurfitri, Asops Danlantamal Kolonel Laut (P) Cahyo Pamungkas, dan Dansatrol Kolonel Laut (P) R. Heru Cahyono.(*)
Editor : Hendra Efison