Pernyataan itu disampaikan Fadly Amran saat membuka kegiatan Orientasi Pembina PMR dan KSR yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang di Gedung BKOM dan Pelkes Sumbar, Sabtu (28/6/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 105 peserta yang terdiri dari 27 PMR Wira, 22 PMR Madya, 19 PMR Mula, 11 KSR Perguruan Tinggi, serta pengurus PMI Kecamatan, relawan, dan pelatih.
"PMR dan KSR bukan sekadar organisasi sukarela, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter bagi generasi muda. Peran para pembina sangat sentral dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kesiapsiagaan sejak dini," ujar Fadly Amran yang juga Pembina PMI Kota Padang.
Fadly berharap, pembinaan yang baik akan melahirkan kader-kader kemanusiaan yang peka terhadap kondisi sosial serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi bencana maupun situasi darurat.
"Keberadaan PMR dan KSR di tengah masyarakat sangat vital, terutama dalam mewujudkan Kota Padang sebagai kota tangguh bencana dan ramah terhadap kemanusiaan. Mari terus tingkatkan kapasitas, perluas jaringan, dan aktif dalam kegiatan kemanusiaan," tambahnya.
Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kota Padang terhadap aktivitas kerelawanan yang dijalankan PMI.
Ia menyebutkan, orientasi yang berlangsung selama satu hari penuh ini mencakup materi mengenai prinsip dasar Gerakan Palang Merah, teknik pembinaan remaja, manajemen risiko bencana, serta pertolongan pertama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKOM dan Pelkes Sumbar yang juga Wakil Ketua Bidang Donor Darah PMI Sumbar, drg. Afando Ekardo, Kepala UDD PMI Kota Padang dr Widyarman, serta sejumlah narasumber lainnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto