Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Lapas Padang Gencar Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba Melalui Tes Urine Rutin

Randi Zulfahli • Selasa, 8 Juli 2025 | 15:15 WIB

Lapas Kelas IIA Padang Gelar Tes Urine massal untuk WBP dan Petugas pemasyarakatan, Selasa (8/7/2025).
Lapas Kelas IIA Padang Gelar Tes Urine massal untuk WBP dan Petugas pemasyarakatan, Selasa (8/7/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Upaya ini diwujudkan melalui pelaksanaan tes urine massal terhadap seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas pemasyarakatan pada Selasa (8/7/2025).

Inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kegiatan penting ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Kunrat Kasmiri.

Turut hadir dalam pengawasan adalah Kepala Lapas Padang, Junaidi Rison, serta perwakilan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Rehabilitasi, Josra. Personel dari Polresta Padang juga turut mendampingi jalannya kegiatan untuk memastikan kelancaran dan keamanan.

Kunrat Kasmiri menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine ini merupakan bentuk nyata komitmen institusinya dalam mendukung program nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Kegiatan ini adalah wujud konkret komitmen kami untuk memastikan lingkungan lapas tetap steril dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya dalam arahan resminya, menunjukkan keseriusan Lapas Padang dalam memerangi peredaran narkotika.

Pelaksanaan tes urine dilakukan secara komprehensif, mencakup setiap petugas dan seluruh WBP. Prosesnya diawasi secara ketat oleh tim medis dan pengamanan internal, menjamin profesionalisme dan transparansi.

Langkah ini penting untuk menghindari segala bentuk potensi penyimpangan atau manipulasi hasil tes, sehingga integritas data yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Lapas Padang, Junaidi Rison, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar tes, melainkan juga bagian dari langkah preventif yang esensial dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Kami bertekad membangun budaya sadar bersih narkoba di lingkungan Lapas Padang, diawali dari komitmen para petugas hingga menumbuhkan kesadaran di kalangan WBP,” jelas Junaidi, menggarisbawahi pentingnya keterlibatan semua pihak.

Sementara itu, Josra dari BNNP Sumatera Barat menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus menjalin sinergi dengan jajaran pemasyarakatan.

Sinergi ini akan fokus pada upaya rehabilitasi dan pemulihan bagi narapidana yang pernah terpapar penyalahgunaan narkoba, memastikan mereka mendapatkan penanganan yang tepat untuk kembali ke masyarakat.

Melalui program tes urine rutin ini, Lapas Padang secara tegas menegaskan dukungannya terhadap reformasi pemasyarakatan. Target utama adalah menjadikan lembaga pemasyarakatan sebagai pusat pembinaan yang tidak hanya bersih dan aman, tetapi juga sehat.

Sebagai bentuk keberlanjutan, kegiatan tes urine ini telah disepakati untuk dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali, menunjukkan konsistensi Lapas Padang dalam menjaga integritas dan kebersihan lingkungan dari narkoba. (*)

Editor : Adetio Purtama
#bebas narkoba #tes urine #lapas padang