Musala yang berlokasi di Jalan Pulau itu menjadi harapan lama masyarakat sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual di lingkungan mereka.
Peresmian rumah ibadah tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung aktivitas keagamaan sekaligus pembinaan karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Musala Nurul Hidayah. Ia menegaskan bahwa keberadaan musala tidak hanya berperan sebagai tempat salat berjemaah, namun juga memiliki fungsi strategis dalam pembinaan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
"Selain sebagai tempat ibadah, musala juga sebagai tempat pembinaan generasi muda, agar tumbuh menjadi insan yang beriman dan berakhlak mulia," ujar Maigus Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memakmurkan musala, terutama generasi muda yang menjadi fokus pembinaan dalam berbagai program keislaman yang akan digulirkan.
Pada kesempatan itu, Maigus juga menginformasikan bahwa peresmian Musala Nurul Hidayah bertepatan dengan persiapan peluncuran Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang akan digelar serentak di seluruh Kota Padang pada akhir Juli 2025 mendatang.
Program tersebut, menurutnya, bertujuan untuk memberdayakan masjid dan musala dalam pendidikan agama berbasis teknologi, serta menciptakan lingkungan ibadah yang ramah anak.
"Program ini bertujuan untuk memberdayakan fungsi masjid dan musala dalam pendidikan agama, yang dilengkapi pemanfaatan teknologi digital serta fasilitas yang ramah anak," jelasnya.
Ia berharap, kehadiran Musala Nurul Hidayah bisa menjadi salah satu contoh sukses dalam implementasi Progul Smart Surau di Kota Padang.
"Selamat atas peresmian Musala Nurul Hidayah. Semoga jemaahnya terus bertambah dan generasi muda semakin antusias meramaikan musala ini. Semoga keberadaannya membawa berkah bagi kita semua," tutup Maigus Nasir.(*)
Editor : Heri Sugiarto