Pengerukan ini l bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang dalam mengantisipasi banjir sekaligus mempersiapkan lomba Selaju Sampan yang akan digelar pada 8 Agustus 2025 mendatang, sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356.
Sesuai jadwal HJK, Selaju Sampan di Batang Arau akan digelar pada Kamis 7 Agustus 2025, mulai pukul 15:00 WIB.
“Alhamdulillah, kita mendapat dukungan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang berupa dua unit alat berat jenis excavator untuk pengerukan sedimen dan pembersihan sungai. Ini sangat membantu persiapan untuk lomba Selaju Sampan nanti,” kata Fadly Amran.
Ia menambahkan, pengerukan Sungai Batang Arau tidak hanya untuk kepentingan HJK Padang, tetapi juga sebagai bagian dari program jangka panjang normalisasi sungai guna mencegah banjir dan mendukung penataan kawasan wisata.
“Sungai Batang Arau memiliki potensi luar biasa. Jika bersih dan tertata, kawasan ini bisa menjadi destinasi wisata sungai, tempat kapal pesiar dan kapal wisata bersandar. Apalagi ada tradisi Selaju Sampan yang diwariskan masyarakat Batang Arau dan Palinggam secara turun-temurun,” jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyampaikan bahwa pengerukan telah berlangsung selama tiga minggu. Volume sedimen yang telah dikeruk mencapai 1.000 meter kubik.
“Target penyelesaian pengerukan ditetapkan pada 2 Agustus 2025. Saat ini kita didukung lima truk pengangkut dari Dinas PU, Pelindo II Teluk Bayur, dan BWS Sumatera V Padang,” ujarnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Operasi dan Pemeliharaan (PPK OP) BWS Sumatera V Padang, Satriawan, mengatakan bahwa pengerukan sepanjang 340 meter ini merupakan bentuk dukungan BWS terhadap Pemerintah Kota Padang.
“Pengerukan Sungai Batang Arau ini merupakan bentuk partisipasi kami dalam peringatan HJK Padang tahun 2025. Kami berharap melalui upaya ini dapat membantu kelancaran lomba Selaju Sampan, sekaligus mendukung penataan kawasan sungai secara berkelanjutan,” tuturnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto