Penertiban ini menyasar area Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, khususnya di lokasi gardu listrik GB BMC, GH Thamrin, dan GH Simpang Enam. Setelah penertiban dilakukan, area tersebut kini bersih dari aktivitas PKL.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keandalan pasokan listrik serta menghindari potensi bahaya kelistrikan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menyampaikan bahwa sinergi antara PLN dan Pemerintah Kota Padang sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib, khususnya di area sekitar instalasi kelistrikan.
“Kami menyadari pentingnya keselamatan dan keamanan di area gardu listrik demi terciptanya pasokan listrik yang andal bagi masyarakat. Maka kami menyambut antusias penertiban bersama ini,” ungkap Ajrun.
Ajrun juga menegaskan bahwa gardu listrik PLN memiliki tegangan listrik menengah hingga tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga jarak aman dari gardu listrik, mengingat fungsinya yang sangat vital dalam mendistribusikan listrik dari penyulang utama ke pelanggan.
Penertiban ini juga merupakan bagian dari agenda PLN dan Pemko Padang untuk mempercantik dan menertibkan lingkungan kota menjelang perayaan kemerdekaan.
“Kami ingin memastikan perayaan kemerdekaan berjalan meriah dan kondusif, dengan lingkungan yang rapi, tertata, dan aman dari potensi gangguan kelistrikan,” tambah Ajrun.
Masyarakat diharapkan ikut berperan aktif menjaga keselamatan dengan tidak melakukan aktivitas di sekitar gardu listrik serta melaporkan potensi bahaya kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.
“Mari lakukan aktivitas perayaan kemerdekaan dengan gembira dan aman. Kami mengajak masyarakat menjadi mitra PLN untuk melakukan pengawasan dan menjaga keamanan kelistrikan selama perayaan tujuh belasan,” tutup Ajrun.(*)
Editor : Hendra Efison