Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Bawang Merah dan Putih Naik Tajam di Padang, Cabai Turun

Silvina Fadhilah • Kamis, 14 Agustus 2025 | 10:30 WIB

Salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang sedang melayani pembeli, kemarin.
Salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang sedang melayani pembeli, kemarin.
PADEK.JAWAPOS.COM—Harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Raya Padang melonjak dalam beberapa pekan terakhir akibat gagal panen dan cuaca ekstrem yang mengurangi pasokan

Pantauan Padang Ekspres, Rabu (13/8) di Pasar Raya Padang, harga bawang merah di pasaran mencapai Rp 57 ribu per kilogram dan bawang putih Rp 32 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang, Lelo Maaruf, 54, menyebutkan harga bawang merah sudah bertahan di kisaran Rp 55 ribu per kilogram hampir sebulan terakhir. Sementara harga bawang putih kini mencapai Rp 33 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 26 ribu per kilogram.

“Kami sulit mendapatkan harga lebih murah, bahkan dari agen sekalipun, karena barang memang mahal akibat gagal panen dan cuaca yang tidak menentu,” jelas Lelo.

Meski harga bawang merangkak naik, Lelo menyebut ada sedikit kabar baik dari turunnya harga cabai merah. “Cabai merah turun Rp 2 ribu dari harga Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp 38 ribu. Bagi pembeli grosiran, penurunan meski sedikit cukup berarti,” ujarnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga bahan pokok seperti bawang seringkali memberatkan pedagang makanan maupun pembeli yang membeli untuk dijual kembali. “Kalau harga naik, penjual eceran sulit menaikkan harga jual karena khawatir pembeli sepi,” katanya.

Pedagang lainnya, Sartini, 62, juga mengatakan, harga bawang merah di tingkat grosiran saat ini Rp 57 ribu per kilogram, naik dari Rp 50 ribu per kilogram. “Pasokan barang sedikit, sementara permintaan tinggi. Perubahan harga bisa terjadi setiap hari,” ujarnya.

Untuk bawang putih, harga di tingkat grosiran lebih murah Rp 2 ribu dibanding pedagang eceran, yakni Rp 29 ribu per kilogram. “Harga kami lebih murah karena ambil langsung dari petani, tapi pasokan dari daerah pemasok tetap sedikit, jadi harga bisa naik kapan saja,” tambahnya.

Kenaikan harga ini dikeluhkan pembeli, termasuk Rini Erianti, 32, pemilik usaha makanan. Ia mengaku kenaikan harga bawang merah dan bawang putih membuat biaya produksi meningkat.

“Kami biasanya beli bawang merah hampir 10 kilogram, tapi kalau sedang mahal, terpaksa hanya beli 5 kilogram. Sebagai pedagang makanan, kami juga sulit menaikkan harga jual karena khawatir pelanggan lari,” ungkap Rini.

Ia mengaku harus memutar otak agar usahanya tetap untung di tengah harga bahan baku yang fluktuatif. “Kalau harga bahan baku naik terus, keuntungan makin tipis,” tutupnya. (cr1/mg11)

Editor : Adetio Purtama
#bawang merah #harga cabai #pasar raya padang #bawang putih #gagal panen