Fadly Amran mengajak mahasiswa baru untuk bersikap adaptif menghadapi tantangan zaman. Ia mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi sejak dini sebagai cerminan kesiapan menjadi pemimpin bangsa di masa depan.
“Tampakkan siapa diri kita, mau jadi apa, dan apa cita-cita yang ingin dicapai. Pondasinya dimulai dari sini. Teman-teman harus open minded, karena hari ini adalah langkah awal untuk menulis core memory dan meletakkan fondasi kehidupan masa depan rekan-rekan,” kata Fadly Amran.
Fadly Amran juga mendorong mahasiswa baru untuk mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan. Ia menegaskan dua hal utama yang harus dimiliki, yaitu kemampuan problem solving dan curiosity.
“Jadilah orang yang punya rasa ingin tahu tinggi sekaligus terbiasa memecahkan masalah. Itu modal besar untuk menjadi kreatif, dan sekaligus menjadi entrepreneur sukses,” ujarnya.
Ia menambahkan, kreativitas dan kewirausahaan tidak dapat dipisahkan. Kreativitas tanpa kewirausahaan hanya akan menjadi ide yang tidak terwujud, sementara kewirausahaan tanpa kreativitas hanya menghasilkan rutinitas tanpa inovasi.
“Ketika keduanya digabungkan, hasilnya akan luar biasa. Mulai hari ini, coba rekan-rekan pelajari elemen-elemen kreatif dan kewirausahaan. Apalagi dengan teknologi dan AI yang berkembang pesat, akses informasi semakin mudah,” ucapnya didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi.
Fadly Amran juga menyoroti peran penting lulusan perguruan tinggi dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan bonus demografi dan visi Indonesia menuju generasi emas 2045.
“Bangsa kita butuh banyak pencipta lapangan kerja dan sektor ekonomi baru. Itu tidak akan datang dari orang lain, kalaulah bukan dari lulusan perguruan tinggi. Apalagi tahun ini, PKKMB UBH diikuti oleh 1.370 peserta. Ini adalah modal besar untuk mencetak generasi berjiwa wirausaha,” ungkapnya.
Pembukaan PKKMB UBH 2025 turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Universitas Bung Hatta Prof. Ganefri, Ph.D., Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof. Dr. Nizwardi Jalinus, M.E.D., serta Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Diana Kartika.(*)
Editor : Heri Sugiarto